Disperindag Lamsel 2019 usulkan 20% tambahan Elpiji

KALIANDA – Dinas perdagangan dan Industri (Disperindag) Lampung Selatan terus melakukan pemantauan terkait kelangkaan dan melambungnya harga Elpiji 3 Kg yang terjadi di masyarakat.

Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Disperindag Lamsel selain melakukan Operasi Pasar (OP) yakni dengan mengajukan penambahan Kuoto sebesar 20% untuk tahun 2019.

Hal itu dilakukan dengan alasan untuk pemakaian Elpiji pada sektor pertanian .

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Lampung Selatan Qorynilwan Nitijaman melalui pesan Whatshap nya mengatakab bahwa untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan melambungnya harga Elpiji khususnya ukuran 3 kg, pihaknya selain melakukan operasi pasar (OP) juga sudah mengajukan permohonan penambahan Kuota kepada Pertamina untuk tahun 2019 Lampung Selatan sebesar 20 % ” kata Qory

Permohonan penambahan kuota tersebut dilakukan oleh Lampung Selatan lanjut Qory selain mengantisipasi kekurangan dan kelangkaan juga untuk mempersiapkan pemakaian oleh para petani pada musim tanam pada musim tanam ” katanya.

Pada tahun 2018 Kuota yang disiapkan oleh Pertamina untuk Lampung Selatan yakni sebesar 21.810 MT, dan insyaallah pada tahun depan akan ditambah pasokan lagi sebesar 20 % Insyaallah akan tercukupi kebutuhan Elpiji di Lampung Selatan ” papar Qory lagi.

Selain itu lanjutnya pihaknya terus melakukan akan melakukan rapat bersama para Agen, Tim. satgas Pangan dan Pertamina untukencari solusi terjadinya kelangkaan dan melambungnya harga dipasaran yang mencapai Rp. 18 ribu hingga Rp. 30 ribu ” Jum’at kami akan lakukan rapat bersama Pertamina, Agen dan Tim Satgas Pangan ” ujar Qorynilwan.(ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *