DPRD Lampung Selatan Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Ramperda 2019

-KALIANDA–DPRD Lampung Selatan gelar sidang paripurna penyampaian Ramperda RAPBD 2019, Senin (12/11) di Gedung utama DPRD setempat.
Sidang paripurna yang dihadiri oleh 42 orang dari 50 orang anggota DPRD, plt bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Sekdakab Lamsel Ir Fredy SM, anggota Forkopimda, para OPD, Ketua TP PKK Lamsel Winarni Nanang Ermanto, insan Pers dan para undangan lainya.
Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dalam penyampaikan Anggaran Tahun 2019 mengatakan bahwa, selain untuk Pembangunan Fisik, APBD tahun 2019 juga kita akan kembalikan lagi program umroh, mudah-mudahan disetujui DPRD ” ucap Nanang.

Dijelaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan memiliki 3 fungsi pokok yaitu, Fungsi Pelayanan, Fungsi Pembangunan & Fungsi Pemberdayaan Masyarakat sehingga diharapkan dapat menciptakan rasa keadilan, kesejahteraan dan kemandirian. Berjalannya Pemerintahan dalam pengambilan kebijakan tentu saja melalui proses perencanaan dan penganggaran yang berlandaskan Peraturan dan Perundang-undangan serta untuk Daerah jelas dituangkan dalam Perda tentang APBD.

Adapun rancangan APBD tahun 2019 total Anggaran Pendapatan Daerah Rp. 2.193.342.854.800,- tersebut masih didominasi dari dana transfer Pemerintah Pusat dan dana bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Rincian dari 2,19 Triliun lebih tersebut berasal dari PBB, Pajak Penerangan Jalan serta BPHTB sebesar Rp. 260.576.027.800,-.
Dana Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak, DAU & DAK sebesar Rp. 1.437.509.613.000,-. Penerimaan lainnya pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 495.257.215.000,- yang bersumber dari BOS, Bagi Hasil Pajak dari Pemprov serta Bantuan Keuangan dari Pemerintah Pusat ” katanya
Rancangan APBD Tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sebesar Rp. 2.308.267.599.400,- itu dialokasi dalam 2 kelompok, belanja tidak Langsung yamg didalamnya berisi belanja pegawai, pembayaran bunga pinjaman kepada PT Saran Multi Infrastruktur, bagi hasil pajak & retribusi kepada Pemerintah Desa sebesar 7,5%, ADD dan DD sebesar 10% juga bantuan kepada PAUD. Selanjutnya Belanja Langsung untuk mendukung operasional kantor juga dialokasikan untuk kepentingan masyarakat, seperti percepatan pembangunan infrastruktur, jaringan irigasi, rehabilitasi sekolah, pengadaan fasilitas pendukung Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP, bidang kesehatan, peningkatan penyediaan air bersih dan sebagainya ” tuturnya lagi.

PAD Lampung Selatan mengalami peningkatan sebesar 8,3% lanjut Nanang, oleh karena itu dirinya mengajak seluruh Anggota DPRD untuk dapat bersama-sama berusaha mencari jalan keluar agar PAD kita dapat terus meningkat sehingga kita dapat bersama-sama meningkatkan kesejahteraan rakyat seperti yang diinginkan kita semua ” tutup Nanang dalam sambutanya (ADE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *