Inilah Senyum Warga pulau Sebesi dan pulau Sebuku saat kembali kerumahnya

Kalianda, WARTA SELATAN
Senyum dan tawa para pengungsi asal pulau Sebesi dan Lulau Sebuku terpancar saat kembali kekampung halamanya untuk melakukan aktivitasnya masing-masing.

Sebanyak 135 orang warga pulau Sebesi dan 44 orang warga pulau Sebuku yang diantarkan Pemkab Lampung Selatan, Minggu (6/1) melalui Dermaga Canti kembali untuk melakukan kegiatan dan aktivitasnya kembali dikampung halamanya.

Yahya (42) salah satu warga yang ikut kembali dari pengungsian di lapangan Tennis Indoor Kalianda, mengatakan dirinya sangat senang bisa kembali kekampung halamanya dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga dan kerabatnya, dan kepada Pemkab Lampung Selatan dirinya mengucapkan terima kasih telah membantu dirinya dan keluarganya selama di pengungsian ” kata Yahya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Romlah (40) ibu tiga orang anak ini mengatakan bahwa dirinya beserta keluarga sangat bersukur bisa kembali lagi kekampung halamnya, dan kembali melakukan aktivitas sehari hari, selama dipengungsian dirinya serta warga lainya tidak kekurangan satu apapun, baik itu makanan, pakaian ataupun kesehatan, oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada pak bupati Nanang Ermanto yang telah membantu semua ini ” ucap Romlah.

Sedangkan Junaidi (41) salah satu aparatur desa setempat mengatakan bahwa, sejembalinya warga dari pengungsian aktivitas warga sudak kembali normal seperti biasanya, bahkan para warga sudah melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah akibat gelombang Tsunami yang beberapa hari lalu ” kata Junaidi.

Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, M Sefri Masdian kepada media ini mengatakan bahwa, pemulangan kembali warga yang mengungsi ke pulau Sebbesi dan pulau Sebuku, Minggu (6/1) sudah dilaksanakan secara bertahap
pemkab Lampung Selatan sudah menyiapkan beberapa kapal motor yang sudah disewa untuk mengantar para pengungsi kekampung halamanya ” tutur Sefri.

Dinas Kominfo Lamsel yang turut mengantarkan para pengungsi melihat bahwa, situasi warga yang sudah kembali sudah mulai kembali beraktivitas, baik sebagai petani atau Nelayan dan sebelumnya para warga melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah yang terbawa gelombang Tsunami yang terjadi, Sabtu (22/12) lalu yang menghantam sebagian warga yang ada dpesisir, pulau Sebesi dan pulau Sebuku (ADE/RISTIANA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *