Pengungsi harap BNPB segera bangun Huntara

Rajabasa, WARTA SELATAN
Hingga saat ini genap satu bulan dari Bencana Tsunami yang terjadi di Lampung Selatan yakni pada Sabtu, 22 Desember 2018 lalu.

Namun hingga saat ini, para pengungsi harus tetap sabar menempati tenda darurat yang berada didesa Kunjir, Way Muli dan Rajabasa, apalagi saat ini sudah mulai musim penghujan sehingga dapat mengancam kesehatan bagi para pengungsi.

Rustam (55) warga desa Way Muli yang hingga saat ini hidup bersama dua orang anaknya masih menempati tenda plastik darurat yang dibuat oleh para relawan beberapa waktu lalu, dan dihuni oleh 4 Kepala Keluarga (KK) dalam satu Tenda.

” Saya berharap kepada pemerintah agar segera membangun Huntara untuk dirinya beserta kepala keluarga lainya ” kata Rustam

Hal yang sama juga dirasakan oleh Halimah (49) mengatakan bahwa dirinya berharap agar pembangunan Huntara segera dilaksanakan, pasalnya dirinya yang hidup satu tenda dengam keluarganya sudah selama ini kurang nyaman ” tolong pak sampekan agar Huntara ini dibangun, kami ini sudah pada dewasa, kan gak enak kalo begini terus, mau ganti baju aja harus lari kebelakang di tempat mandi ” kata Halimah.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lamsel, Burhanudin SH mengatakan bahwa pembangunan Huntara untuk para pengungsi itu akan segera dibangun, namun kapan dimulainya belum dapat memastikan ” Akan segera dibangun, nanti kalo akan dinulai saya kasi Info ” kata Burhanudin.

Sekedar untuk diketahui bahwa, saat ini Huntara yang dibangun oleh lembaga diluar BNPB yakni, TNI dari 40 unit, sudah dibangun 20 unit , Muhamadiyah, dari 43 Unit sudah dibangun 23 Unit, NU dari 130 unit ., 47 Unit sudah Under Proses, sedangkan dari pihak BNPB hingga kini belum mulai sejak dilakukan peletakan batu pertama yang lalu oleh Kepala BNPB pusat (ADE-RISTIANA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *