Kata Nanang : Uang bapak ada di Pengadilan, Tunggu Hingga Proses Hukum ini Selesai.

Kalianda, WARTA SELATAN
Plt bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, mengatakan bahwa bapak dan ibu jangan mau di Provokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan saya jamin uang bapak tidak hilang.

Pernyataan itu disampaikan Nanang Ermanto, Senin (28/1) saat melakukan Silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi sebanyak 57 warga dusun Tumpang Curup desa Tanjung Ratu Kecamatan Katibung yang sebelumnya melakukan aksi menutup akses jalan Tol KM 52 JTTS.

Warga Dusun Tumpang Curup Desa Tanjung Ratu sebanyak 57 orang tiba di rumdin Bupati pukul 19:45 WIB dengan menggunakan Bus Pemkab Lampung Selatan diterima langsung oleh Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto di Rumah Dinas Bupati yang didampingi oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Muhamad Syarhan SIK MH, Sekdakab Lamsel Ir Fredy SM, Camat Katibung Hendra Jaya, Kapolsek Katibung Iptu Dedi Suhenda, Danramil Katibung Kapten Sukandi, Kades Tanjung Ratu Berta Lena .

Nanang Ermanto dalam arahannya terkait proses hukum yang sedang berjalan mengenai penundaan pembayaran ganti rugi pembebasan lahan tol meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh orang-orang yang akan mengambil keuntungan pribadi.

“sesuai dengan janji saya mengundang Bapak/Ibu datang kesini, jangan tengang disini santai aja ini rumah Bapak/Ibu semua, tadi pagi kami sudah memanggil tim waskita mengenai Kilo Meter 52 tol Trans Sumatera, mereka sudah rapat di kantor mereka di jakarta” kata Nanang

Sekali lagi saya minta kepada bapak/ibu sekalian jangan terprovokasi, jangan sampai nanti mau menyelesaikan masalah masalah timbul masalah, kami memanggil bapak/ibu semua supaya bisa menyerap aspirasi langsung. Jangan sampai bapak/ibu dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“besok kami akan rapat besar dengan para pengelola jalan tol dari Bakauheni sampai Natar, uang bapak/ibu tidak hilang karena sudah dititipkan di pengadilan”, ujarnya.

“Saya mempunyai tugas mengayomi semua masyarakat, dalam persoalan ini akan saya sampaikan di forum rapat besar besok. ” katanya lagi .

Pihak Waskita sudah membayar uang ganti rugi bapak/ibu, karena ada persoalan Naik Banding oleh Kementerian PUPR maka uang bapak/ibu dititipkan di pengadilan. Uang bapak/ibu tidak akan hilang, ada di pengadilan.

” saya berharap agar bapak/ibu tidak memaksa menutup jalan tol karena. akan berurusan dengan hukum, jangan sampai bapak/ibu dimanfaakan orang tidak bertanggung jawab bisa ludes uang bapak ibu, persoalannya tidak selesai namun timbul masalah baru ” tuturnya.

Ditempat yang sama Kapolres Lampung Selatan AKBP Muhamad Syarhan SIK MH mengatakan bahwa, kehadiran bapak/ibu dirumah Dinas Bupati tujuanya adalah untuk mencari solusi atas permasalahan uangvGanti Rugi lahan yang terkena p
Pembangunan jalan Tol pada KM 52 JTTS.

Pada bulan Oktober 2018 lalu bapak/ibu sudah menang di pengadilan dan sudah mendapatkan legalitas hukum atas tanam tumbuh, atas tanah yang bapak /ibu duduki saat ini dan waktu itu menang di Pengadilan, makanya pihak tergugat kemudian melakukan naik Banding , sehingga UGR bapak untuk saat ini masih dititipkan di Pengadilan menunggu ada ketetapan hukum dari pengadilan (Ingrach) ” kata Syarhan.

Saat ini proses hukum sedang berjalan, makanya UGR belum diserahkan oleh Pengadilan, namun setelah Ingcrah melalui proses yakni ada surat pengantar dari BPN ” katanya lagi.

Oleh karena itu saya berharap
Bapak/ibu tidak mau diprovokasi oleh orang orang yang hanya mengambil keuntungan dengan masalah jni, yang nantinya akan berbenturan dengan hukum, saya berharap agar bersabar hibgga proses hukum ini selesai ” kata Syarhan lagi. (kmf/Ade/Ristiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *