Kadisdik Lamsel hadiri Representasi Kepala sekolah SD dan SMP

Sidomulyo, WARTA SELATAN
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Selatan Thomas Americo menghadiri Presentasi Kinerja Kepala Sekolah SD dan SMP, Sabtu (2/2) di SMP Negeri 1 Sidomulyo.

Dalam paparan Visi dan Misi Kepala Sekolah SD dan SMP yang berasal dari Kecamatan Sidomulyo, Kecamatan Way Panji, Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Way Sulan ini, para kepala sekolah diharapkan untuk dapat memberikan program kerja yang akan dan sudah dilaksanakan disekolah masing masing.

Hadir dalam kegiatan presentasi kepala sekolah ini sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan Firmasyah, para pengawas sekolah, dan para kepala sekolah yang ada di Kecamatan Way Panji dan Kecamatan Sidomulyo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Selatan Thomas Americo mengatakan bahwa kegiatam presentasi Kinerja Kepala Sekolah SD dan SMP ini adalah untuk mengetahui program kerja para kepala sekolah yang dituangkan dalam Visi dan Misi sekolah masing-masing ” kata Thomas.

Dirinya berharap kepada para kepala sekolah agar Visi dan Misi yang sudah disampaikan benar benar dapat dilaksanakan disekolah ” Visi dan Misi ini jangan hanya tertulis, namun dapat dilaksanakan dalam kegiatan belajat mengajar disekolahnya ” tutur Thomas lagi.

Kepala sekolah SMP Negeri 1 Sidomulyo Drs Sarip Supriadi dalam paparanya mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinya menerapkan sekolah yang Ramah, Aman dan menyenangkan ” katanya

Ramah yang dimaksudkan bahawa setiap siswa selalu mengucapkan salam dan bersalaman kepada dewan guru dan tamu, hal tersebut dimaksudkan agar para siswa diharapkan menjandi siswa yang selalu menghargai orang lain dan menghormati orang lain.

Aman yakni, sekolah SMP Negeri 1 selalu melakukan koordinasi dengan seluruh pihak keamanan yang ada didaerah ini, baik kepada kepolisian, TNI serta masyarakat sekitarnya sehingga kegiatan yang ada disini dapat berjalan seperti yang kita inginkan bersama.

Nyaman, sekolah dan ruang belajar dibuat sedemikian rupa, sehingga para siswa dalam kegiatan belajar mengajar dapat berkosentrasi dalam mengikuti proses belajar mengajar ” tutur Sarip yamg juga mewajibkan siswa untuk membaca 15 menit di ruang Perpustakaan setial harinya (ADE-RISTIANA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *