Kata Nanang : Budaya Gotong Royong Sangat Perlu Untuk Membangun Desa

Natar, WARTA SELATAN
Budaya gotong royong pada masyarakat sangat diperlukan didalam membangun desa sehingga akan tercipta rasa persatuan dan kesatuan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto gelar silaturahmi sekaligus ramah tamah bersama masyarakat Kecamatan Natar, Senin (11/2).

Acara yang digelar mulai pukul 19:30 WIB tersebut dihadiri oleh Sekertaris Daerah Fredy, SM, para pejabat inti Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan, Fokorpimcam, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda Kecamatan Natar dihalaman Kantor Desa Relung Sari.

Silaturahmi sekaligus ramah tamah dengan masyarakat itu dilaksanakan usai Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Natar.

Nanang Ermanto yang hadir setelah melakukan peninjauan lokasi seluruh Desa Kecamatan Natar yang akan dilakukan pembangunan pada Tahun Anggaran 2019 ini tampak menyapa warganya dengan ramah.

Tokoh masyarakat setempat Ustad Widodo selain memberikan gambaran umum kondisi Desa Relung Sari ia juga memberikan Apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah maupun Pusat atas Pembangunan dan Program Kerja selama ini yang secara langsung bisa dinikmati masyarakat khususnya masyarakat desa Relung Sari.

Sekertaris Daerah Fredy, SM melaporkan kepada Plt. Bupati Lampung Selatan hasil Musrenbangcam Natar mengatakan, sistem perencanaan sekarang berbasis elektronik (e-planning), banyaknya Desa yang mengajukan dibidang Infrastruktur, sehingga bidang perikanan, bidang pertanian, bidang sosial sangat kurang perencanaannya.

Fredy juga menekankan kepada seluruh Kepala OPD untuk dapat lebih serius mengikuti Musrenbangcam.

Nanang yang masih mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) malam itu mengucapkan terima kasih kepada para perangkat desa dan kecamatan yang telah mengikuti Mau mulai dari pagi hingga malam hari.

Nanang juga memaparkan pendapat tambahan mulai dari Perangkat Desa hingga Guru Mengaji yang rata-rata hampir mengalami kenaikan hingga 80% pada tahun 2018 dan pada tahun 2019 ini dirancang akan kembali dinaikkan.

Nanang meminta kepada para Kades, BPD dan para Pemuda untuk ikut sama-sama membangun Desanya, ia juga mengajak masyarakat jangan melupakan Budaya Gotong Royong.

“Para tokoh dan orang tua harus memberi contoh semangat gotong royong dan kebersamaan, tidak mengenal suku, etnis dan agama”, kata Nanang.

“Untuk mewujudkan Sila Ke 5 Pancasila kita perlu Persatuan dan persatuan dapat kita wujudkan gotong royong dan kebersamaan”, sambung Nanang.

Menanggapi keluhan para petani mengenai Pupuk, Nanang meminta langsung penjelasan Kepala Dinas Pertanian Zailani Bira di forum tersebut.

Zailani Bura menjelaskan bahwa saat ini menggunakan Billing System yaitu pemesanan pupuk melalui Bank yang ditunjuk, Zailani Bura juga meminta Kelompok Tani untuk segera membuka rekening di Bank yang telah ditunjuk.

Selain menyerap aspirasi kegiatan ramah tamah itu juga untuk melihat secara langsung keadaan dan kondisi masyarakat.(ADE-RISTIANA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *