5 orang Meninggal dunia, 2 orang selamat saat tenggelam di pantai Sinar Laut Tarahan Katibung

Katibung, WARTA SELATAN
Hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, sebanyak 5 orang meninggal dunia dan 2 orang selamat tenggelam disapu ombak saat mandi di pantai Sinar Laut Tarahan Kecamatan Katibung, Kamis (6/6/2019) sekitar pukul 12.00 wib.

Kelima korban yang meninggal dunia dan masih belia tersebut yakni akibat tenggelam disapu ombak di pantai Sinar Laut Tarahan Katibung ini yakni, 1 Fikri (16) pelajar, alamat Desa Tanjung Ratu dusun Rejo Agung Kecamatan Katibung.
2. Ian ( 16 th ) pelajar, Desa Batu Liman Kecamatan Candi Puro. 3. Nisa ( 14th ) pelajar, Desa Tanjung Agung dusun Rejo agung umbul Jambu Kecamatan Katibung.
4. Sukri (16) pelajar alamat Desa Tanjung Agung dusun Rejo agung Kecamatan Katibung.
5. Rizki ( 16 ) pelajar, alamat Desa Tanjung Ratu Dusun umbul Jambu Kecamatan Katibung, sedangkan 2 orang yang selamat yakni Lukman dan Agus yang juga warga Kecamatan Katibung.

Kasubag Humas Polres Lampung Selatan Iptu Budi Purnomo mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Muhamad Syarhan SIK MH kepada media ini membenarkan bahwa, pada hari Kamis (6/6/2019) sekira pukul 12.00 wib telah berhasil ditemukan 5 orang meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di pantai Sinar Laut Tarahan Kecamatan Katibung yakni, Fk (16) Tanjung Ratu Kecamatan Katibung,
2. Ian (16) warga desa Batu Liman Kecamatan Candi Puro. 3. Ns (14 ) desa Tanjung Kecamatan Katibung.
4. Sk (16) pelajar alamat Desa Tanjung Agung Kecamatan Katibung.
5. Rk ( 16 ) desa Tanjung Ratu Kecamatan Katibung, sedangkan 2 orang yang selamat yakni Lukman dan Agus yang juga warga Kecamatan Katibung ” tutur Budi.

Dari keterangan saksi yakni
Yansyah (13 ) alamat Tanjung Ratu dusun way jambu Kecamatan Katibung dan Rizka (14) Desa Batu Liman Kecamatan Candi Puro memgatakan bahwa rombongan para pemuda dan pemudi yang datang ke pantai Sinar Laut Tarahan ini sebanyak 12 orang, sedangkan yang mandi hanya 7 orang, dan pada saat mandi tiba tiba datang ombak yang cukup tinggi membawa ketujuh rekannya ketengah, namun naas hanya dua orang yang dapat menyelamatkan diri, sedangkan 5 orang rekan lainya tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunin dengan mulut yang penuh busa ” tutur mantan Kapolsek Palas ini menutup keteranganya. (Ade-ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *