Kantor Dinas Pariwisata Lamsel bak Gudang Beras

KALIANDA, WARTA SELATAN
Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan seperti Gudang beras sehingga akan menghambat kedatangan Investor dan pelancong yang akan menanam modal dan nerwisata dibumi khagom mufakat ini.

Hal ini terlihat dari kondisi ruangan yang pengap dan gelap membuat tamu yang datang tidak betah karena tidak dirawat atau tidak ditata oleh Dinas yang menjadi harapan pemerintah dan masyarakat dalam peingkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Lampung Selatan.

Dari pantauam media ini Jumat (14/6/2019) saat masuk diauguhkan dengan kondisi yang kurang pas sebagai kantor yang mengelola pariwisata dan Inbestor agar betah dan datang ke Lampung Selatan.

Kantor yang tidak tertata, rauangan yang gelap tanpa penerangan dan pengap menjadi salah satu penyebab kantor yang akan menjadi penerimaan PAD Lampung Selatan akan dijauhi oleh Investor dan pelancong yang akan datang ke bumi Serambi Sumatera ini.

Salah satu pegawai yang ditemui media ini mengatakan bahwa kondisi kantor sejak dibangun tidak pernah ada perubahan, beberapa kali pergantian pimpinan/ Kepala Dinas semuanya tidak ada yang perhatian terhadap kantor ini ” sudah beberapa kali diganti Kadis, tapi sama saja tidak ada yang perduli kepada kondisi kantor agar para tamu dan pegawai yang bertugas menjadi betah ” tutur pegawai yang tidak mau disebutkan namanya in.

Yoc Sugiarto SE Sektetaris Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah Lamsel mengatakan bahwa, sebagai kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan seharusnya kantornya iti bersih dan tertata rapih juga pegawainya yang bisa melayani dan memberikan informasi kepada para tamu, ainvestor dan pelancong yang datang kedaerah ini.

Dinas Pariwisata merupakan cerminan sebuah daerah yang harus tampil berbeda dengan Dinas lainya karena itu merupakan instansi yang akan menjadi perwakilan Lampung Selatam kepada para tamu yang hadir, baik itu ainvestor, pelancong dan lainya , sehingga nantinya akan memberikan kesan yang baik dan betah untuk datang dan menanamkan modalnya di sini ” tutur Yoc Sugiarto.

Oleh karena itu diharapkan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan agar segera berbenah diri agar tamu dan Investor yang datang menjadi lebih percaya dalam menanamkan modalnya disini serta untuk para pelancong bisa betah berada di Lampung Selatan ini ” tutur Yoc Sugiarto. (Ade-ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *