435 calon Kepala desa se Lamsel Melakukan Deklarasi Damai

KALIANDA, WARTA SELATAM
Sebanyak 435 calon Kepala desa mengikuti apel Deklarsi damai penikihan kepala desa serentak, Rabu (19/6/2019) di Lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan.

Pemilihan kepala desa Gelombang ke 3 tahun 2019 dengan mengambil Thema Pemilihan kepala desa Aman, Damai dan sejuk ini diikuti okeh 131 desa dari 17 Kecamatan akan digelar pada 26 Juni 2019 secara serentak.

Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dalam sambutanya mengatakan bahwa pelaksanaan
pilkades serentak pada Gelombng ke 3 tahun 2019 diikuti oleh 131 desa dari 17 Kecamatan yang diikuti oleh 435 calon Kepala desa.

Pilkades yang merupakan pesta demokrasi ditingkat
desa yang akan memilih pemimpin desa hendakya dapat dilaksanakan dengan jujur dan adil sesuai dengan aturan ketentuan yang ada.

Politik uang serta hal lain yang dapat mencederai proses jalannya pelaksanaan pilkades hendaknya dapat dihindari, sehingga nantinya pelaksanaan Pilkades dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada ” tutur Nanang.

Ditempat yang sama Kapolres Lampung Selatan AKBP Muhamad Syarhan SIK MH dalam sambutanya mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 dilampung Selatan merupakan proses demokrasi ditingkar desa untuk memilih calon pemimpin desa yang dapat membawa desanya kearah yang lebih maju lagi.

Oleh karena itu lanjut Syarhan diharapkan kepada Calon Keala desa, para pendukung dan Tim suksesnya agar tetap menjaga suasana kondusif daerah Lampung Selatan yang kita cintai bersama ini.

Aparat kepolisian dari Polres Lampung Selaran tidak akan tinggal diam dan akan mengambil tindakan tegas kepada para perusuh yang akan menghambat proses jalanya pilkades serentak ini ” Kami akan tindak tegas kepada siapa saja yang akan membuat kerusuhan pada pelaksanaan Pilkades di Lamsel ini ” tegas mantan Kapolres Pesawaran ini.

Dari informasi yang diterima media ini bahwa pada pelaksanaan Pilkades serentak di 131 desa penyelengara pilkades Polres Lamsel menerjukan sebanyak 800 peesonil untuk mengamankan proses pesta demokrasi desa ini. (Ade-ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *