Ketua DPRD minta Pemkab setarakan Honor Aparatur desa dengan ASN Gol II

(wartaselatan.com)-KALIANDA
Ketua DPRD Lampung Selatan H Hendry Rosyadi SH MH menyatakan bahwa gaji aparatur desa mulai Januari 2020 sudah setara dengan gaji ASN golongan II atau sekitar Rp. 2 jutaan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hendry Rosyadi, Kamis (24/10/2019) saat melakukan Rapat Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020 di Aula Rumdin Ketua DPRD Kab. Lampung Selatan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD ) bumi Khagom Mufakat yang dipimpin oleh Sekdakab Lampung Selatan Fredy SM.

” Ini amanah dari Pemerintah pusat bahwa, mulai tahun 2020 kita sudah harus melaksanakan PP 11/2019 tentang Pemerintahan desa, diantaranya adalah tentang penyetaraan honor aparatur desa yakni sebesar dengan gaji ASN golongan II ” kata Hendry.

Menurutnya peningkatan gaji aparatur desa tersebut bertujuan untuk peningkatan pelayanan aparatur desa kepada masyarakat, diharapkan dengan dinaikanya honor tersebut pelayanan senakin meningkat kepada masyarakat ” tuturnya

Selain itu berdasarkan aspirasi yang disampaikan oleh para guru Honor, baik melalui Fraksi ataupun langsung kepada Ketua DPRD, bahwa para relawan pendidikan tersebut meminta perhatian kepada pemerintah daerah agar diberikan tambahan tunjangan yang layak, hal itu dimaksudkan selain kenaikan kebutuhan juga sebagai penghargaan kepada mereka yang saat ini aktif membantu dunia pendidikan untuk ikut mencerdaskan anak bangsa ” Saya pikir ini mabusiawi kalau kita menerima aspirasinya, sementara kita gaungkan SDM unggul dimana mana, tapi pelaku yang membuat SDM unggul tidak kita perhatikan ” katanya lagi.

Sekdakab Lampung Selatan Fredy SM dalam tanggapanya mengatakan bahwa tunjangan untuk aparatur desa pada tahun anggaran 2020 sudah dinaikkan, hal itu terkait dengan PP 11/2019 yang harus diberlakukan ” Insyaalah untuk kenaikan gaji aparatur desa pada tahun anggaran 2020 sudah dianggarkan melalui APBD, dan berlaku mulai Januari 2020 ” tuturnya.

Sedangkan untuk tunjangan guru honor, bahwa sebelumnya para guru honor tersebut sudah menerima tunjangan sebesar Rp. 100 ribi setiap bulanya, namun untuk tahun anggaran 2020 tunjanganya dinaikan dua kali lipat ” kata Hendry.
Sekedar untuk diketahui tunjangan kenaikan bagi aparatur desa tersebut yakni, Sekretaris desa Non ASN, Kaur dan Kadus, sedangkan untuk guru honor akan dilakukan pendataan ulang Up Date Data, sehingga nantinya nanmanya tidak dobel karena menjadi guru honor lebih dari satu sekolah . ( ADE )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *