Hendra Fauzi : Kaur dan Guru yang lulus Panwascam segera serahkan surat Pengunduran diri dari Jabatanya

(wartasekatan.com)-KALIANDA
Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Faauzi meminta kepada Panwascam yang masih menjadi Kaur didesa dan guru agar segera menyerahkan surat keterangan mengundurkan diri dari jabatanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Hendra Fauzi, Rabu (18/12/2019) kepada media ini di Kantornya Jl Trans Sumatera Way Urang Kalianda Lampung Selatan.

Pada surat pernyataan yang sudah ditandangani oleh para peserta saat penyerahan berkas kepada Bawaslu Lampung Selatan, lanjut Hendra Fauzi pada poin sembilan dijelaskan bahwa Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih ” Ini sudah peraturan jadi kepada Panwascam terpilih segera serahkan surat pengunduran dirinya sebelum dilaksanakan pelantikan ” kata Hendra lagi

Begitu juga dengan para guru diharapkan menyerahkan surat bebas tugas (Nol Jam mengajar) selama bertugas sebagai Panwascam ” pada surat pernyataan juga dijelaskan bahwa tugas Panwascam harus bersedia bekerja penuh waktu ” tuturnya lagi.

Bawaslu tidak pernah Koordinasi saat rekuitmen dengan para Camat.

Beberapa Camat yang ada di Lampung Selatan mengaku tidak mengetahui jadwal pelaksanaan rekuitment Panwascam yang dilakukan oleh Bawaslu Lampung Selatan.

Pasalnya saat pengumuman Panwascam Pilkada ditayangkan oleh Bawaslu Lampung Selatan (18/12/2019) banyak beberapa camat mempertanyakan tahapan pelaksanaan Panwascam dilaksanakan karena langsung melihat calon Panwascam yang akan bertugas melakukan pengawas dalam Pilkada 2020 mendatang.

” Waduh mas, saya baru tahu sekarang kalo ada rekuitment Panwascam dan sudah diumumkan ” Kata Wasidi Camat Kecamatan Candipuro kepada media ini.

Menurutnya sebaiknya Bawaslu saat melakukan tahapan penerimaan Panwascam berkoordinasi dengan camat atau paling tidak ada pemberitahuan, sehingga pihaknya mengetahui siapa saja peserta dan dari mana asal desanya ” tuturnya.

Disinggung adanya salah satu Kaur desa yang terdaftar dan lolos sebagai Panwascam di Kecamatan Candipuro, Wasidi mengatakan bahwa itu merupakan kekurangan koordinasi sehingga terjadi perekurutan kepada Kaus desa yang tugasnya melakukan pelayanan didesanya masing masing ” Wah itu juga saya sayangkan, seandainya ada koordinansi maka hal seperti itu tidak akan terjadi ” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh kepala desa Sidorejo Tommy Yulianto mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak mengetahui kapan dilaksanakan pelaksanaan rekuitmen Panwascam, tapi baru tau setelah diumumkan.
Disinggung adanya salah satu Kaurnya yang diterima sebagai panwascam dirinya mengaku tidak mengetahuinya, apalagi mengenai persyaratan yang harus mengundurkan diri dari jabatan kaur didesanya ” katanya.

Untuk diketahui bahwa peningkatan pemberian insentif kepada para Kaur yang setara dengan PNS Gol II/a tersebut oleh bupati Lampung Selatan yakni
bertujuan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat didesanya masing masing. ( ade )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *