Ditelpon Dua Anggota Dewan, Pemkab Lamsel akhirnya kirim Exavator untuk bersihkan sampah di Gorong-gorong

(wartaselatan.com)-SIDOMULYO
Setelah dua anggota DPRD menghubungi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatam satu Unit Alat berat berupa Exavator dikirim untuk membersihkan sampah yang menyumbat Goromg-Gorong yang diduga menyembabkan banjir didusun Sidosari desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo.

Kedua anggota dewan yang datang kelokasi terdampak banjir yang menghubungi Pemkab Lampung Selatan untuk mengirimkan bantuan alat berat berupa Exavator itu yakni Antoni Imam anggota DPRD Propinsi Lampung dan Agus Sartono anggota DPRD dari Lampung Selatan.

Kedua wakil rakyat ini terlihat aktiv datang ke lokasi atau rumah warga yang terdampak banjir dan bersama sama warga setempat bergotong royong membersihkan sampah .

Pembersiham gorong-gorong tidak akan selesai dengan cepat dan baik kalau hanya mengandalkan tenaga saja, oleh karena itu kami meminta bantuan kepada Pemkab Lampung Selatan untuk mengirimkan alat berat untuk membersihkannya ” Kalo hanya pake tenaga saja selain lama, juga kurang bagusnhasilnya dan perlu waktu lama, makanya harus pakai alat berat ” kata Antoni Imam, Rabu (1/1/2020) saat ditemui media ini saat memantau pemberihan gorong-gorong yang menggonakan Exavator.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Agus Sartono, bahwa saat ini sudah musim penghujan sehingga pembersihan gorong-gorong yang tersumbat itu harus cepat dan rapi ” Sekarang kan musin hujan, jadi harus segera dibersihkan agar kejadian ini tidak terulang lagi, dan kalo pake Exavator selain cepet, hasilnya juga bagus ” tutur Wakil Ketua DPRD I Lamsel ini.

Saya bersama warga desa Sidomulyo khususnya yang terdampak banjir mengucapkan terima kasih kepada bapak Antoni Imam dan bapak Agus Sartono yang telah membantu warga dan membantu menghubungi Pemkab Lampung Selatan mendatangkan alat berat berupa Exavator, sehingga sampah yang menyumbat gorong-gorong dapat dibersihkan “katanya.

Mudah mudahan dengan dibersihkannya gorong-gorong tersebut banjir tidak terjadi lagi yang diakibatkan oleh luapan air dari sungai Way Kalang ” dan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke msungai yang menyebabkan mampet pada gorong-gorong ” pungkasnya. (CT/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *