Hijaukan lingkungan, tingkatkan perekonomian, Kades Sidowaluyo ajak tanam Calina warganya

(Wartaselatan.com) – Sidomulyo, Kepeduliannya terhadap penghijauan akan lingkungan, tercipta sebuah inspirasi untuk terus ber Enovasi membuat suatu gagasan, untuk meningkatkan perekonomian warga Desa nya dengan menanam 10 ribu bibit Pepaya Calina. Haroni, kepala Desa Sidowaluyo, kecamatan Sidomulyo, Lampung selatan, bersama pengurus Bundes menyemai bibit pepaya Calina, jenis tanaman lokal asli indonesia, dan saat ini banyak diminati para petani, di samping perawatan yang cukup mudah dan tingginya akan permintaan pasar, baik di supermarket maupun pasar tradisional.

Penanaman bibit pepaya yang bekerja sama dengan pengelola Bundes (Sub bidang pertanian), bertempat di dusun (7) desa sidowaluyo, saat ini usia tanam 30 hari, dan baru bisa di pindahkan kelahan petani minimal pada usia bibit pepaya 30 hari. Saat ini bibit Carlina siap untuk kita distribusikan melalui ketua RT, dan di bagikan ke warga desa setempat untuk di tanam dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah, untuk di tumbuh kembangkan sampai berbuah sehingga warga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil panen buah pepaya jenis calina.

Haroni selaku (Kades) sangat mengapresiasi inovasi dari program kerja Bundes (Sub bidang pertanian) tersebut. “Penanaman pepaya calina ini menjadikan desa sidowaluyo lebih produktif, bersinergi terhadap lingkungan dan sekaligus sebagai wujud kepedulian penghijauan terhadap lingkungan, melahirkan kampung buah sebagai eduwisata dan bernilai ekonomi,” katanya, sabtu (08/03/2020)

“Kami berharap penuh kepada warga Desa Sidowaluyo untuk bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya untuk menanam pepaya Calina, serius melakukan perawatan hingga sukses memanennya. Jika sudah berhasil saya yakin bisa membantu mendorong peningkatan penghasilan ekonomi bagi warga setempat, ” terangnya

Pihak (Bundes) merasa optimis dengan sistem suakelola di bidang pemasaran, dengan demikian para petani tidak perlu khawatir lagi untuk menjual hasil panennya. pihak kita sudah melakukan terobosan di bidang pemasaran buah pepaya ini. tentunya kita sudah bekerja sama, dengan pengepul/pembeli, “jelas Perdana (50) selaku pengelola Bundes.

Sementara Rizal (36) selaku pengurus BUNDES (SUB Bidang pertanian), menyampaikan alasannya memilih buah pepaya Calina dalam membangun kampung buah, di samping perawatan cukup mudah , juga tumbuhnya lebih cepat dan tanpa mengenal musim.

“Perawatannya juga mudah. Untuk saat ini, kita masih menerapkan penanaman bibit pepaya Calina ke beberapa warga melalui ketua RT desa sidowaluyo. Sebagai percontohan. Tidak menutup kemungkinan akan kita terapkan ke lahan pertanian yang lebih luas lagi, “pangkas Haroni. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *