Fraksi di DPRD diduga mulai pecah, PKS, PAN dan Demokrat tidak hadiri paripurna

(wartaselatan.com)-KALIANDA
Mendekati pelaksanaan Pilkada yang akan digelar pada 23 September 2020 mendatang situasi politik sudah mulai menghangat, sehingga ada dugaan bahwa fraksi yang ada di DPRD Lampung Selatan mulai terbelah.

dugaan perpecahan Fraksi yang ada dibumi Khagom Mufakat ini terlihat dari ketidak hadiran tiga Fraksi yang ada di DPRD Lamsel dalam sidang Paripurna dalam rangka pengumuman pemberhentian bupati non aktif Zainudin Hasan dan usulan pengangkatan dan pengesahan wakil bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto sebagai bupati difinitif sisa masa jabatan 2016-2021, Rabu (18/03/2020) di Gedung Ruang Sidang Utama DPRD setempat.

Dari pantauan media ini dalam absensi yang dilakukan oleh sekretariat DPRD yang tidak hadir terdapat tiga Fraksi yang tidak hadir dalam pelaksanaan sidang paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lamsel Hendry Rosyadi yakni, partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan partai keadilan sejahtera (PKS).

Sedangkan Fraksi yang hadir dalam sidang paripurna tersebut yakni PDIP, parta Gerindra, PKB, partai Nasdem, partai Perindo, partai Hanura dan partai Golkar.

Sutaji Abdullah dari Fraksi PKB kepada media ini menuturkan bahwa kehadiran dirinya dalam sidang tersebut yakni karena perintah partai bukan karena yang lain ” Saya hadir dalam paripurna ini karena perintah partai, bukan yang lain ” kata Sutaji.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ahmad Muslim dari Fraksi Golkar mengatakan bahwa, dirinya hadir dalam sidang paripurna tersebut juga perintah pimpinan ” Maaf mas, saya datang ini karena perintah pimpinan, bukan lainya karena saya ini kader maka harus patuh perintahkan partai dong ” tutur Muslim.

Lain halya dengan Waris Basuki saat ditanya media ini tebtang kehadiranya dalam sidang paripurna tersebut yakni karena dirinya wakil rakyat maka harus menjalankan aturan yang ada di DPRD ini ” Saya datang ini karena saya wakil rakyat, dan harus taat kepada aturan, bukan karena yang lainya ” tutur Waris.

Usai menutup sidang paripurna Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi mengatakan bahwa sidang paripurna tersebut yakni untuk mengumumkan pemberhentian Zainudin Hasan sebagai bupati Lamsel dan mengusulkan Nanang Ermanto sebagai bupati Lamsel periode sisa waktu 2016-2021.

Disinggung ketidak hadiran 3 Fraksi dalam sidang paripurna tersebut yakni, karena adanya amggota yang ijin dan sakit serta mungkin karena was was takut tertular Virus Corona yang saat ini sedang mewabah ” ketidak hadiran anggota itu karena ijin/sakit atau karena was was dengan wabah Virua Corona ini dan bukan yang lainya ” tuturnya (*/ADE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *