Candipuro ditemukan 11 Orang ODP dan 77 orang ODP tanpa gejala

(wartaselatan.com)-CANDIPURO
Sebanyak 11 orang warga Kecamatan Candipuro masuk dalam kategori Orang Dalam Pantauan (ODP) dengan gejala, Sedangkan 77 orang Masuk kategori Orang Dalan Pantauan (ODP) tanpa gejala.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Tehnis Puskesmas Rawat Jalan (KUPT-PRJ) Kecamatan Candipuro H Sunardi, A. Md Kep, kepada media ini, Sabtu (28/03/2020) saat dihubungi via Telepon selulernya.

11 orang dalam pantauan (ODP) dengan gejala adalah warga yang baru saja datang dari luar daerah, dan ketika dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis mengalami gejala sakit tenggorokan, batuk, Flu dan Pilek

Sedangkan 77 orang lainya yang masuk kategori Orang Dalam Pantauan (ODP) tanpa gejala, adalah warga yang baru saja datang dari luar daerah, dan pada saat dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis tidak mengalami gejala sakit apapun, namun demikian pihaknya telah memberikan edukasi kepada warga yang masuk dalam kategori ODP agar mengisolasi diri, tidak melakukan Interaksi dengan warga lainya hingga dua pekan kedepan ” tutur Sunardi.

Selain itu di Candipuro juga ditemukan warga yang baru saja pulang dari luar negeri sebanyak 16 orang yang masuk kategori ODP tanpa gejala, namun demikian kami himbau agar mengisolasi diri dan tidak berinteraksi dengan warga lainya selama 14 hari ke depan hingga masa inkubasinya selesai ” kata Sunardi lagi.

Saat dilakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada warga yang masuk dalam kategori ODP dengan gejala dan ODP tanpa gejala, tidak ada suhu tubuh yang mencapai 38 derajat, hanya berkisar antara rata-rata 34-35 derajat.

Dan perlu ketahui bawa warga yang masuk ODP tersebut belum tentu terkena Covid-19, sebelum ada tanda-tanda atau pemeriksaan usai masa inkubasi (14 hari) hingga akhir waktu yang ditentukan atau dari hasil pemeriksaan berikutnya, apakah hanya terkena Demam biasa.
Nanti petugas kesehatan terdekat akan memantau warga tersebut sebagai antisipasi COVID-19,” katanya.

Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh warga masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi penyebaran covid – 19. Dengan tetap menjaga pola hidup bersih dan jaga kesehatan juga mematuhi imbauan pemerintah daerah maupun pusat ” Pungkasnya (Bambang-Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *