Nunik dan Nanang Ermanto lepas para Santri ke Lirboyo Jawa Timur

Nunik dan Nanang Ermanto lepas 1.150 Santri ke Lirboyo Jawa Timur
KALIANDA-(wartaselatan.com)
Sebanyak 1.150 santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo, Kediri, Jawa Timur asal Kabupaten lampung Selatan dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) yang didampingi oleh Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto di halaman Masjid Agung Kalianda , Selasa (07/07/2020) .

Selain harus mengantongi izin dari orang tua, sebelum keberangkatannya ke pondok, para santri terlebih harus menjalani pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan melalui Puskesmas. Langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipasi, mencegah agar penyebaran wabah Covid-19 tidak terjadi di lingkungan pesantren.

Kepada para santri Nunik berpesan, agar dalam menuntut ilmu di pesantren mereka tetap harus menjaga kebersihan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengikuti anjuran protokol kesehatan, termasuk misalnya nanti jika harus menjalani isolasi selama dua pekan di lingkungan asrama pesantren.

Orang nomor satu di lampung Selatan ini mengatakan, upaya pemeriksaan kesehatan tersebut ditempuh agar nantinya tidak muncul klaster baru Covid-19 di pesantren. “Kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk membangun kesadaran akan adanya musuh bersama yang tak terlihat ini. Dengan demikian, keluarga, sekolah maupun lembaga pendidikan agama berperan penting dalam proses pembiasaan hidup sehat sebagai kelaziman baru di masa pandemi,” katanya.

Ketua Himpunan Alumni Santri Liirboyo (Himasal) LKH Basaruddin Maisir menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Lampung Selatan yang sudah ikut membantu dalam proses pemberangkatan santri ke Jawa Timur.

“Alhamdulillah, sebelum berangkat para santri telah diperiksa kesehatannya secara gratis dan saya mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Lampung Selatan kepada dinas kesehatan yang sudah membagikan Masker, Hand sanitizer, vitamin kepada para santri.

Ia mengatakan, Pondok Pesantren Lirboyo sudah menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pondok pesantren, seperti para santri diwajibkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan secara rutin menggunakan sabun dan air yang mengalir, serta menerapkan pembatasan jarak fisik aman antar santri.

“Instruksi dari pimpinan pondok mewajibkan santri untuk membawa masker kain minimal lima buah. Hal ini dimaksudkan agar santri bisa menggantinya setiap empat jam sekali. Disana, para santri ini akan diterima oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri untuk kembali dilakukan pemeriksaan lanjutan,” tandasnya.

Ditempat yang sama Bupati Lampung Selatan H Nanang Ermanto kepada para santri untuk tetap menjaga kesehatan, baik selama perjalanan ataupun setelah sampai ditempat tujuan di lirboyo Jawa Timur, tuntutlah Ilmu dan kembali ke Lampung Selatan untuk membangun Lampung Selatan kearah yang lebih baik ” Pungkasnya. (ade-tia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *