Hasil Monev Tendik, KBM Daring dan Luring belum Optimal pelaksanaanya

SIDOMULYO-(wartaselatan.com)

Hasil monitoring dan evaluasi (Monev) Tenaga Pendidik (Tendik) di Sekolah Dasar (SD) Negeri I Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, semenjak di berlakukannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) daring dan luring ditengah tahapan masa new normal saat ini oleh pemerintah, para orang tua peserta didik merasa kurang optimal dalam pelaksanaanya.

Pasalnya, sebagian besar para orang tua murid yang diketahui sebagai seorang petani beralasan, disamping mereka dituntut harus mencari nafkah guna memenuhi kebutuhan keluarga, mereka pun mengaku tidak ada cukup waktu untuk mendampingi sang anak, saat KBM daring dan luring berlangsung dirumah.

Ditambah, sebagian besar peserta didik pun mengaku kesulitan mencerna dalam pembelajaran daring dan luring.

Hal itu diungkapkan Pj. Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) Negeri I Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo Nyoman Merte, S. Pd, usai musyawarah bersama para orang tua peserta didik di lingkungan sekolah.

Dalam rangka membahas persiapan menghadapi wacana pemerintah tentang kemungkinan akan dibukanya kembali proses KBM tatap muka, ditengah pandemi gelobal saat ini yang belum berkahir.

Menyikapi kondisi tersebut ujarnya, sekaligus dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sidomulyo belum lama ini bersama Pemkab Lamsel, tentang juklak dan juknis proses KBM ditengah pandemi gelobal, pihaknya terus berupaya berbenah, guna mencari formula terbaik, agar tetap berjalan optimalnya KBM.

” Menghadapi kemungkinan dibukanya kembali proses KBM tatap muka ditingkat SD oleh pemerintah ini, kami dan seluruh Kepsek tingkat SD di Sidomulyo saat ini, sedang berupaya melakukan pembenahan, mencari formula terbaik, demi berjalan optimalnya KBM kepada peserta didik ditengah keterbatasan sekolah dimasa pandemi gelobal yang belum usai,” terangnya.

Ia menjelaskan, hasil rapat antara pihak sekokah SD Negeri I Sidowaluyo bersama para orang tua murid, dari tiga opsi yang tercetus yakni, KBM daring, luring dan tatap muka, sebanyak 103 orang tua peserta didik merestui, dengan opsi dibukanya kembali KBM tatap muka dilingkungan sekolah.

” Meski begitu, pilihan para orang tua murid ini, kembali akan kita teruskan ditingkat Kecamatan. Setelahnya, tentunya akan kita sampaikan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) dan pengawas, sebelum diserahkan kepada Pemkab Lamsel. Namun sebelumnya, para orang tua harus mengisi surat keterangan persetujuan orang tua murid. Artinya, disini pihak sekolah tidak ada intervensi dalam menentukannya. Ini murni keingianan para orang tua murid,” ucapnya.

Selain itu, terkait sarana dan prasrana penunjang dilingkungan sekolah, Nyoman Merte mengaku, pihaknya telah mengadakan seluruh persiapan diantarnya ia menyebut, ” setiap Ruang Belajar Mengajar (RBM) pun telah sesuai protokol kesehatan yakni, dengan penerapan jaga jarak,” Imbuhnya.

Kemudian, didepan ruangan sekolah juga telah dilengkapi sarana cuci tangan lengkap dengan handsanitizer. Pihak tendik juga telah dilengkapi sarana seperti face shield, thermogun dan sarung tangan guna menunjang selama berlangsungnya kegiatanKBM tatap muka.

” Bila benar wacana KBM tatap muka dilaksanakan, kami pihak sekolah telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Artinya, proses KBM tatap muka nanti tentunya sesuai standar penerapan protokol kesehatan yang ketat. Guna menjaga serta melindungi peserta didik dan tendik agar tetap aman serta terhindar dari risiko terpapar virus covid 19,” imbuhnya.

Sementara, salah seorang orang tua murid SD Negeri I Sidowaluyo, Nyoman Astra (50) mengamini hal tersebut. Dirinya cenderung lebih memilih proses KBM dilaksanakan dengan cara tatap muka dilingkungan sekolah.

” Sebab selama KBM daring dan luring, selain kami orang tua kesulitan, anak saya ( Kadek Ayu Regina Sundari) kelas VI, merasa kesulitan mencerna pembelajaran melalui daring dan luring. Terlebih, anak saya, nanti akan menghadapi ujian-ujian sekolah dan lainya untuk lanjut sekolah ke jenjang SMP. Saya secara pribadi mendukung bila pemerintah benar akan melaksanakan KBM secara tatap muka ” Pungkasnya.(ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *