Bawaslu Lamsel Ragu tentukan Rekomendasi, Rapat Pleno juga di Undur


KALIANDA-(warta selatan.com)


Badan Pengawas Pemilu  (Bawaslu) Lampung Selatan diduga ragu dalam menentukan rekomendasi atas dugaan pelanggaran pilkada Lampung Selatan yang dilaporkan oleh Tim K kuasa hukum dua pasangan  calon (Paslon) yakni 02 dan 03 yang berlaga pada 9 Desember 2020 lalu.


Keraguan Bawaslu  Lampung Selatan untuk memberikan rekomendasi atas dugaan pelanggaran Pilkada Lampung Selatan tersebut setelah ditundanya kembali rapat pleno hasil kajian  hasil penelusuran atas laporan dua paslon yakni 02 dan 03 lalu.
Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Fauzi, Senin (21/12/2020) saat ditemui media ini tidak mau menjawab saat ditanya hasil kajian Bawaslu usai melakukan penelusuran atas  laporan dua paslon Pilkada Lamsel yakni paslon 02 dan 03
”  Maaf cak, tanya saja ke Divisinya jangan kesaya ” 
kata Hendra Fauzi sambil memainkan Handphonenya.


Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Lampung Selatan, Khoirul Anam saat ditanya mengenai hasil kajian penelusuran  atas laporan kedua paslon ( paslon 02 dan 03 red*) kepada media ini mengatakan bahwa, hingga saat ini masih dibahas dan dikaji sabar ya cak ” kata Khoirul Anam.


Saat ditanya hasil rekomendasinya, Khoirul Anam menjawab bahwa pihaknya belum melakukan kajian, dan belum melaksanakan rapat pleno 
” Rapat pleno kami tunda besok, jadi hasilnya besok saja ya cak, sabar pasti saya kasih tau ” Tutur Khoirul Anam lagi.


Kami belum dapat memberikan rekomendasi  atas dugaan adanya pelanggaran pilkada yang dilaporkan oleh dua paslon, apakah akan berikan rekomendasi pelanggaran Administrasi, pelanggaran pidana atau pelanggaran Etik, oleh karena itu sabar saja nanti kami berikan info ” pungkasnya.


Sekedar untuk diketahui bahwa, paslon 02 dan paslon 03 sebelumnya telah menyampaikan laporan ke Bawaslu Lampung Selatan, tentang adanya pelanggaran pilkada diantaranya tentang, ditemukanya Form C. pemberitahuan/undangan mencoblos yang tidak sampai kepada pemilih, serta beberapa pelanggaran lainya. (ct)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *