Bawaslu Lamsel : Tidak Semua Gugatan Paslon di MK itu di Sidangkan

KALIANDA-( warta selatan )

Tidak semua pengajuan gugatan sengketa Pilkada yang disampaikan oleh pemohon / pasangan calon (paslon) itu disidangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) .

Pernyataan itu disampaikan oleh Koordinator Divisi Penindahan dan Pelanggaran Bawaslu Lampung Selatan Khoirul Anam, Senin (21/12/2020) saat ditemui media ini di Kantor Bawaslu Lampung Selatan.

” Tidak semua pengajuan sengketa Pilkada itu disidangkan oleh MK, karena masih dilakukan penelitian terlebih dahulu, apakah sudah memenuhi unsur atau bukti yang cukup untuk disidangkan ” katanya.

Kalau hanya mengajukan gugatan sengketa itu ke MK pasti diterima, siapapun paslonya, seperti halnya di Bawaslu ini ” Tutur Khoirul Anam lagi.

Kami di Bawaslu Lampung Selatan akan menerima informasi atau laporan dari siapapun yang merasa keberatan atau temuan saat pilkada berlangsung, tetapi kami kan harus melakukan pemeriksaan bukti, melakukan penelusuran terlebih dahulu .

Begitu juga dengan MK, boleh siapa saja mengajukan gugatam atau keberatan dalam pelaksanaan Pilkada di Lamsel ini, tetapi MK pasti akan melakukan penelitian terlebih dahulu bukti-bukti dan persyaratan lain yang harus dipenuhi, kalau cukup akan diregistrasi yang kemudian dijadwalkan waktu sidangnya.

Kalau hanya mendapatkan bukti penerimaan pelaporan atau bukti penerimaan berkas laporan, belum tentu disidangkan kalau belum diregistrasi ” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui bahwa, pasca ditetapkanya paslon Nanang Ermanto dan Pandu Kusuma Dewansa sebagai pemenang pilkada Lamsel oleh KPU Lampung Selatan, dua Tim kuasa hukum paslon lainya yakni Paslon 02 dan 03 mengajukan gugatan ke MK karena diduga pelanggaran Pilkada Lampung Selatan yang digelar 9 Desember 2020 lalu. (cak ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *