Lapas Kelas II Kalianda, Terima Pindahan 2 Napiter dari Bogor


KALIANDA-( warta selatan.com )

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Kalianda, menerima dua orang tahanan Narapidana Teroris (Napiter) dari Gunung Sindur Bogor Jabar, Rabu (23/12/2020) sekitar pukul 05.15 Wib.


Pemindahan  dua tahanan Napiter  dari gunung Sindur Bogor Jawa Barat yang mendapat pengawalan ketat dari Densus 88 yang dipimpin oleh Katim Densus 88 Heri langsung diterima oleh Kakapas Kelas II Kalianda Dr. Tetra Destorie Imantoro A Md I.P.


Kedua tahanan Napiter tersebut yakni Mahfudin bin Maksudi dan Rio Bima Wijaya bin Supadmo dibawa ke Lapas Kelas II Kalianda dengan menggunakan Bus Wisata Malika dengan Plat Nomor B  7969 IG dengan dikawal oleh sekitar 16 orang anggota Densus 88.


Usai diterima oleh Kalapas Kelas II Kalianda kedua tahanan Napiter yang masuk dalam tindak pidana teroris yang merupakan kelompok jaringan amuhammad anur Zam Zam als Zamzam als Zack  (JAD) tersebut langsung dimasukkan ke Sel ruang Isolasi Blok B.12 yang sudah disiapkan sebelumnya.
Keduanya yakni Mahfudin bin Maksudi yang lahir di Pemalang, 22-9-1986, Jaringan JAD Wilayah  Jateng,  keterlibatanya dalam penyerwngan Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta,  di Vonis 4 tahun Ekspirasi tanggal 15-5-2022 dieksekusi ke Lapas Kelas II A Kalianda, Lampung Selatan.
Sedangkan Rio Bima Wijaya Bin Supadmo yang lahir di Dumai 28 Januari 1983, anggota Anshor Daulah wilayah Kamlar Riau, keterlibatanya dalam pembuatan bahan peledakdi Vonis 3 tahun dan Ekspirasi tanggal 2-6-2021 dieksekusi ke Lapas Kelas II A Kalianda, Lampung Selatan.


Keduanya teridentifikasi keterlibatan dan Profiling tingkat Radikal. Telah melaksanakan idad sebagai persiapan akhir zaman. Belum penetapan NKRI dan belum menyesali perbuatannya.Kurang perhatian terhadap petugas yang belum tersedia menjalin kerja sama dengan petugas petugas


Kalapas Kelas II Kalianda Dr. Tetra Destorie Imantoro A Md. I.P. mengatakan bahwa pemindahan Narapidana Tindak Pidana Terorisme berdasarkan surat Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Permasyarakat Nomor : PAS-PK.01.05.08-1307 Tanggal 19 Nopember 2020 perihal Persetujuan Pelaksanaan Pemindahan Narapidana Tindak Pidana Terorisme Tahap VI Tahun 2020.


Tetra menambahkan bahwa kedua Napiter ditempatkan di Blok B 12 dan dua tersebut akan isolasi mandi selama 14 hari.  Setelah 14 hari isolasi mandi, kedua orang tersebut akan dipisahkan sendiri-sendiri. Napiter tersebut akan kami satukan dengan napi yang lain agar bisa beradaptasi dangan masyarakat umumnya ” pungkasnya. (cak Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *