Akhirnya Polres Lamsel kabulkan Permohonan Penangguhan Oknum Anggota Dewan Lampura

KALIANDA-( warta selatan.com)


Polres Lampung Selatan alhirnya mengabulkan permohonan penangguhan HT (50) oknum anggota DPRD Lampung Utara.

HT (50) tersangka salah satu pelaku penadah dalam kasus perampasan satu unit mobil Merk Hino di Jl Ir Sutami sebelum gerbang masuk PT JC desa Sukanegara Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan pada 30 Nopember 2020 lalu.

Seperti sebelumnya yang diberitakan sebelumnya bahwa HT (50) oknum anggota DPRD lampung Utara (Lampura) diduga sebagai penadah / pembeli kendaraan truck Hino yang dijerat dengan pasal 480 KUHP, pelaku lainya yakni 2 orang oknum anggota polisi dan FA (23)sedangkan pelaku lainya masih dalam buruan petugas.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, Iptu Edi Yulianto SH MH mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Nasution SH SIK, Rabu (6/1/2021) kepada media ini membenarkan bahwa pihaknya telah mengabulkan permohonan penangguhan penahanan HT (50) oknum anggota DPRD Lampura tersangka kasus penadah mobil truck Hino curian yang terjadi 30 Nopember 2020 lalu

” Benar, pihaknya telah mengabulkan permohonan penahanan terhadap HT, tersanhka penadah mobil Truck Hino curian ” Tutur Edi Yulianto.

Dijelaskan bahwa dikabulkanya permohonan penanguhan penahanan terhadap tersangka HT, tersebut selain adajya jaminan dari keluarga juga dari temlatnya bekerja, serta yang bersangkutan bukan pelaku utama

” Penangguhan itu setelah adanya jaminan dari keluarga dan tempatnya bekerja, dan yang bersangkutan bukan pelaku utama “

Walaupun sudah dikabulkan penangguhan penahanan, namun kasus ini tetap dilanjutkan hingga ke leradilan nantinya ” Tuturnya lagi.

Sekedar untuk diketahui bahwa jajaran Polsek Tanjung Bintang berhasil meringkus FA(23) salah seorang dari 9 tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curat).

Kemudian saat dilakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap FA(23), akhirnya terungkap beberapa nama yang terlibat dalam kejadian tersebut, serta terdapat 2 orang oknum anggota kepolisian, warga sipil, dan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara yang diduga sebagai penadah barang rampasan yang dilakukan oleh para pelaku. (cak Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *