Diduga tidak bisa Berenang, Noval Alfandi, ditemukan Tewas di Sungai Sinar Pasemah


CANDIPURO-(wartaselatan.com)

Diduga tidak bisa berenang Noval Alfandi (16) meninggal dunia karena terpeleset saat berdiri dipinggir sungai  desa Sinar Pasmah Kecamatan Camdipuro Lampung Selatan,  Senin (25/1/2021) sekitar pukul 17.50 wib. 


Saksi pertama kali melihat korban adalah  Afin Fauzi (15) pekerjaan pelajar warga desa. Sinar Pasmah Kecamatan Candipuro teman korban saat melihat dari atas jembatan Sungai tempat korban ditemukan.


Begitu juga dengan saksi llainya Yazit Gustam (17) pekerjaan pelajar, warga setempat menjelaskan dirinya melihat korban sudah tidak bernyawa lagi disungai desa Sinar  Pasmah, melihat kejadian tersebut pihaknya langsung melaporkan ke poksek Candipuro.

 
Mendapatkan laporan dari warga,  Kanit Shabara Polsek Candipuro Aiptu Anwar SY bersama anggota lainya Bripka Dika dan Briptu Wayan Andre Agasy langsung mendatangi lokasi kejadian di Sungai desa Sinar Pasmah Kecamatan Candipuro Lamsel.

 
Melihat kejadian tersebut,  pihaknya bersama warga setempat kemudian membawa korban ke Puskemas desa Sinar Pasmah untuk mendapatkan pertolongan, namun untuk mendapatkan keterangan yang pasti kemudian bersama warga langsung mebawa ke Klinik dr Hendra  dan dari hasil pemeriksaan korban dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi / meninggal dunia  .


Setelah dinyatakan meninggal dunia,  pihak keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima bahwa kejadian tersebut adalah kecelakaan akibat tenggelam,  dan akan segera menguburkan di TPU desa setempat. ” Tutur Anwar, Senin (25/1/2021)


Untuk diketahui bahwa dari keterangan para saksi,  kejadian tersebut bermula dari saksi Alfin Fauzi bersama korban  bermula berangkat dari rumahnya bertujuan untuk menonton burung  Merpati aduan dilapangan desa yang tidak jauh dari sungai Irigasi tempat kotban tenggelam.


Dilokasi tersebut korban bertemu juga dengan Yazit Gustam yang juga akan menonton burung Merpati aduan,  kemudian karena kakinya merasa kotor ketiganya pergi kesungai untuk membersihkan badanya,  namun korban hanya duduk dupinggir sungai, sedangkan Yazid dan Alfin Fauzi mandi ” Tuturnya. 


Usai mandi keduanya langsung kelokasi aduan Merpati,  dan korban masuh berada dipinggir sungai,  namun tidak lama kemudian ada warga setempat yang akan pulang setelah pencari rumput  melihat korban didalam sungai dan hanya terlihat kakinya dan mengabarkan kepada warga yang sedang melihat burung Merpati aduan yang selanjutnya, salah satu  melaporkan kejadian tersebut  Poksek Candipuro.

Selanjutnya pihaknya bersama warga langsung mengevakuasi korban untuk dilakukan pemeriksaan dari dr Hendra di Candipuro dan dinyatakan korban telah meninggal dunia. . Dari keterangan para saksi korban diduga terpeleset dan jatuh kesungai, karena diduga tidak bisa berenang akhirnya tenggelam dan menibggal dunia ”  papar Anwar kepada media ini.  (Bambang) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *