Jaksa tuntut Richard Reynaldi Pidana Mati, Hakim Vonis 20 tahun Penjara

KALIANDA-( wartaselatan.com)


Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalianda menjatuhkan Vonis selama 20 tahun penjara, kepada Richard Reynaldi (24) terdakwa pemilik Narokotika Jenis Shabu seberat 66 Kg, Kamis (28/1/2021).

Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Rachmat Djati Waluya SH, yang sebelumnya menuntut terdakwa hukuman Pidana Mati.

Ketua Majelis Hakim yang dipimpin oleh Chandra Revolosia SH MH dengan didampingi oleh hakim anggota Dodik Setyo Wijayanto SH dan Ajie Surya Prawira SH MH, memutuskan bahwa terdakwa yang tercatat sebagai warga Jl Tomang Banjir Kanal RT 10/11 Kelurahan Tomang Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta ini, dinyatakan terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal 114 (2), pasal 132 (1) jo UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ” Paparnya.

Berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang dihadirkan dalam persidangan bahwa, pada hari Jumat 5 Mei 2020 sekitar pukul 6.30 wib di Pintu masuk. Pelabuhan Bakauheni, saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan truck. Box Ekspedisi APM dengan Nomor Polisi BA 8814 QO saat diperiksa ditemukan Narkotika Jenis Shabu seberat 66 Kg, Atas perbuatanya itu Majelis. Hakim menyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah dan dijatuhi hukuman selama 20 tahun penjara, denda Rp. 1 M jonto hukuman selama 3 bulan penjara, ” tuturnya.

Adapun barang bukti dalam perkara ini yakni :
5 karung putih yang berisikan 9 Brankas warna hitam, yang berisikan 66 kg Shabu.
Satu lembar ATM BCA, dirampas untuk dimusnahkan.
Kemudian Satu buah HP, satu Unit Mobil Daihatsu Grandmax, Satu Unit Sepeda Motor Kawasaki Ninja R. Warna Biru berikut STNK dan Satu Set Komputer, Dirampas Untuk Negara. Serta beberapa resi pengiriman dan satu bundel Akte pendirian PT. Aidon Ekspres Makmur. ” pungkasnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Rachmat Djati Waluya SH, sebelumnya menuntut terdakwa Richard Reynaldi hukuman pidana Mati. Hal itu menurut Djati, terdkawa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat secara tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuj dijual, menjual, membeli menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Gol I, dalam bentuk bukan tanaman jenis shabu beratnya melebihi 5 gram. Atas perbuatanya tersebut JPU menuntut terdakwa dengan Pidana Mati. Sedangkan Majelis Hakim PN Kalianda menjatuhkan Vonis terhadap terdakwa Richard Reynaldi selama 20 tahun penjara. Kemudian atas putusan itu JPU Rachmat Djati Waluya SH, menyatakan banding. (cak Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *