Nanang Ermanto : Jangan Kepala desanya Gagah, Warganya Sakit Semua

TANJUNG bintang-(wartaselatan.com)

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto,  meminta kepada seluruh kepada desa se Lampung Selatan,  agar dapat memakluminya dengan situasi dan kondisi keuangan yang terjadi pada masa pandemi Covid-19 saat ini. 

Hal itu terjadi dikarenakan pada tahun 2021 ini terjadi Refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga berdampak terhadap besaran anggaran pembangunan yang dialokasikan oleh pemerintah daerah untuk seluruh kecamatan.

Kemudian terkait anggaran ini jadi dilema. Bayangkan, kita terkena refocusing anggaran sekitar Rp.120 miliar oleh pemerintah pusat. Anggaran pembangunan di Kecamatan Tanjung Bintang dari Rp.50 miliar menjadi Rp.39 miliar tahun ini,” ungkap Nanang Ermanto,  saat membuka Musrenbang RKPD tahun 2022 di Kecamatan Tanjung Bintang,  Rabu (3/3/2021)

Ketua DPC PDIP lamsel ini juga menyampaikan bahwa pemangkasan itu juga berdampak terhadap besaran anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang dialokasikan pemerintah pusat.

Terkait adanya pemangkasan disejumlah pos anggaran itu, Nanang meminta aparatur pemerintah di desa, khususnya kepala desa bisa memakluminya.

” Saya dengar,  kepala desa mau demo karena tunjnganya turun,  ini bukan masalah potong memotong anggaran,  tapi ini kebijakan pemerintah pusat, oleh karena itu saya harap pengertianya para Kepala desa, dengan melihat kondisi bangsa ini ” Ucapnya. 

Tunjangan ini kebijakan kepala daerah, kalau keuangan sehat kita berikan. Saya ini mantan kepala desa, jadi paham kondisi kepala desa. Jangan kepala desanya gagah, rakyatnya sakit semua. Ini mesti ada pemahaman dan rasa nasionalisme ketika keadaan bangsa sedang seperti ini,”  ucapnya. 

Dijelaskan juga bahwa  tahun ini Pemkab Lampung Selatan masih tetap fokus dalam penanganan Covid-19. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat  memiliki tingkat kesadaran dan kepatuhan yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan.

Apabila Covid-19 dapat terkendali, refocusing anggaran tidak akan terlalu besar.  Dengan demikian keuangan daerah bisa sehat dan berbagai proyek yang telah dianggarkan di APBD akan bisa dieksekusi sesuai perencanaan, termasuk menaikkan tunjangan aparatur desa dan pembangunan lainnya.

Hadir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang dimulai sejak 11 Februari 2021 lalu, berakhir. Kecamatan Tanjung Bintang jadi pamungkas kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil bupati Lamsel Pandu Kusuma Dewansa, anggota DPRD dari daerah pemilihan 6, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, S.Sos, MM beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan. (kmf*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *