Begal Bersenpi, Kembali Resahkan Warga Candipuro


CANDIPURO-(wartaselatan.com)


Pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) dengan menggunakan senjata api (Senpi)  kembali terjadi di wilayah kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan. 


Para pelaku yang diduga cukup bengis ini selain merampas barangnya, juga tidak segan-segan untuk melukai mangsa yang menjadi korbanya saat melakukan aksinya, sehingga sangat meresahkan khususnya warga yang ada dikecamatan Candipuro Lampung Selatan. 


Kali ini yangr menjadi korban keberingasan para pelaku curas ini adalah Arhadi (18) warga dusun Sinar Agung desa Babatan Kecamatan Katibung Lampung Selatan. 
Korban Arhadi (18 ) yang hendak berkunjung kerumah rekanya didusun Cirebon desa Cintamulya Kecamatan Candipuro, Sabtu (15/5/2021) sekitar pukul 09.30 wib berboncengan dengan Mariyah (25) berhenti diperempatan desa setempat atau didepan Mts Matlaul Anwar Cintamulya hendak menelpon kawanya untuk dijemput karena tidak mengenal alamatnya. 


Beberapa saat kemudian dari arah timur datang dua orang yang tidak dikenal, dan salah satu pelaku menghampiri pura-pura bertanya dan langsung menodongkan senjata api kekepala korban Arhadi dan menyuruhnya tiarap,  tak lama sepeda motor Honda Beat warna Silver tanpa plat nomor beserta Hanphone korban disikat. Usai melakukan aksinya kedua pelaku langsung melarikan diri kearah desa Banyumas, atas kejadian tersebut korban yang dibantu warga setempat melaporkan kejadianya ke Mapolsek Candipuro. 


Kepala Desa Cinta Mulya Dwi Haryani membenarkan kejadian yang menimpa terhadap dua orang warga desa Babatan Kecamatan Katibung,  Sabtu (15/5/2021) sekitar pukul 06.30 wib didepan MA Cintamulya Candipuro Lamsel. 
” Bener cak,  tadi ada korban perampokan didepan MA Cintamulya, korban dibantu warga udah lapor ke Polsek, sekarang masih disana ” Tuturnya. 


Atas kejadian ini,  saya berharap kepada warga masyarakat agar lebih berhati-hati saat keluar rumah,  sedangkan kepada aparat terkait memohon untuk lebih intensip melakukan patroli khususnya dikampung-kampung untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat, khususnya didesa kami ” pungkasnya. 

Ditempat terpisah Kapolsek Candipuro AKP, Ahmad Hazuan saat di hubungi via WhatsApp membenarkan kejadian tersebut, ” Ya ada kejadian di jalan raya di Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh dua orang pelaku yang belum diketahui identitasnya,” kata dia.

Kejadian tersebut bermula saat korban bersama saksi Mariyah mengendarai sepeda motor Honda Beat street warna silver tanpa no pol, nosin JM 8261206310, Noka JM 8216MH2082207. Korban sedang menunggu jemputan dari rekan nya Vita di pinggir jalan, lalu korban bertanya dengan pelaku yang mengendarai sepeda motor berhenti di depan korban dan saksi.

Salah satu pelaku mengeluarkan senpi di arahkan ke tubuh korban serta saksi Mariyah, kemudian para pelaku mengambil sepeda motor dan membawa kabur, dan korban serta saksi berteriak meminta tolong pada warga.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang Rp13 juta dan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Candipuro untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” terangnya. 

Atas kejadian tersebut media sosial ramai-ramai mengomentari dan meminta aparat kepolisian agar lebih intensip melakukan patroli dan mengunkap para pelaku yang sangat meresahkan masyarakat ini karena sudah terjadi beberapa kali terjadi diwilayah hukum polsek  Candipuro.


Sekedar untuk diketahui bahwa sebelumnya,  Selasa (11/5/2021) sekitar pukul 10.30 wib terjadi curas terhadap korban Samsul (26) dan Aan Frbrianto (25) warga desa Munjuk Sempurna Kecamatan Kalianda Lamsel.


Pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang ini,  melukai korbanya dipunggung sebelah kiri menggunakan senpi, didesa Banyumas Kecamatan Candipuro Lamsel, Selasa (11/5/2021) pukul 12.30 wib. 
Atas kejadian tersebut korban yang mengendarai kebdaraan roda empat jenis Daihatsu Grandmax BE 9178 YD ini mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp. 800 ribu dan HP.  (bambang) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *