Di Kecamatan Sidomulyo, Dua calon Kades Petahana diprediksi akan Tergeser


SIDOMULYO-(wartaselatan.com)


Dua calon kepala desa dari Petahana di Kecamatan Sidomulyo diprediksi akan tersingkir dalam perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap pertama yang akan digelar pada 28 Oktober 2021 pekan depan.


Kedua calon kepala desa di Kecamatan Sidomulyo  yang mencalonkan kembali untuk periode kedua ini masing-masing  yakni calon kepala desa Banjarsuri, Rojulin dan Calon kepala desa Bandardalam Suyadi.
Calon Kades Petahana desa Banjarsuri, Rojulin mendapat penantang yang cukup kuat dan cukup berpengaruh baik dari kalangan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yakni Sugianto.


Pesaing ini dinilai akan mampu menggeser petahana dan kandidat lainya, yang selalu membawa jargon perubahan dalam setiap kali melakukan pertemuan dengan masyarakat, namun satu calon termuda yakni Ahmarudin juga perlu diwaspadai oleh kedua kandidat lainya. Karena pengalaman saat bertugas menjadi stap didesanya tentunya akan menjadi nilai tersendiri dimata masyarakat dalam membawa desa Banjarsuri kearah yang lebih maju lagi.


Begitu juga dengan calon petahana dari desa Bandardalam Suyadi, yang juga  mencalonkan kembali untuk kedua kalinya, posisinya terancam dengan rival abadinya Antoni, yang pada Pilkades sebelumnya juga mencalonkan diri. Sehingga Suyadi perlu menambah Energi dan stamina yang cukup,  dalam menghalau arus derasnya gerakan dari kandidat ini agar kursinya tidak terlempar keluar .


Dari pantauan media ini, pada Pilkades tahun ini, Antoni sepertinya sudah sangat siap bertarung untuk bersaing mendapatkan dukungan dari masyarakat. Struktur Tim pemenangan yang kokoh dan menyebar keseluruh pelosok desa, sehingga sangat mungkin untuk menggelindingkan Suyadi dari kursi orang nomor satu didesa Bandardalam.


Sedangkan didesa Sidorejo walaupun terdapat dua kandidat yakni Sutiyanto dan Fitri Sugianti yang keduanya merupakan calon pendatang baru,  sudah dapat dipastikan Sutiyanto akan mulus melenggang  duduk sebagai orang nomor satu didesa Sidorejo. Pasalnya calon pesaingnya  Fitri Sugianti adalah istrinya sendiri,  sehingga  sudah dipastikan akan mengambil sikap untuk mengundurkan diri sebelum pelaksanaan pemungutan suara.


Selanjutnya Pilkades Sukabanjar empat kandidat yang akan bertarung dalam Pilkades pada 28 Oktober  2021 mendatang merupakan pendatang baru. 
Namun dari para kandidat yang akan bertarung dalam Pilkades serentak tahap pertama tahun 2021,  terdapat dua nama yang dipediksi akan bersaing ketat untuk memperoleh dukungan dari pemilihnya yakni Dwi Fauzan Anwar dan Sarikam yang keduanya masih ada hubungan keluarga antara keponakan dan Paman ini .


Para pemilih didesa ini sebagian besar adalah berasal dari kedua keluarga besar  kandidat ini. Sehngga dapat diprediksi keduanya akan berjibaku dalam perolehan suara saat perhelatan Pilkades mendatang. 
Sedangkan dua kandidat lainya yakni Muhsani dan Basri Ibrahim terpantau sangat tenang dan santai melihat kesempatan untuk beraksi,  namun gerakanya bisa menyalip ditikungan para pesaing lainya.


Camat Kecamatan Sidomulyo Erman Suheri, SE saat dihubungi Tim Media ini, Rabu (20/10/2021)  saat dihubungi media ini melalui pesan Whatshappnya  menyebutkan bahwa dalam Pilkades serentak tahap pertama tahun 2021 terdapat 11 Calon dari 4  desa yang akan menggelar pesta demokrasi desa ini.


Desa Bandar Dalam,  sebanyak dua bakal calon :1. Suyadi (Petahana)
2. Antoni, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak  3.262 suara yang akan dibagi menjadi  7 TPS.


Didesa Banjarsuri :1. Rojulin (Petahana)
2. Ahmaruddin.3. Sugianto, dengan jumlah DPT sebanyak 1.935 suara yang dibagi menjadi 4TPS.


Didesa Sidorejo1. Sutiyanto .
2. Fitri Sugianti,  dengan jumlah DPT sebanyak 5.498 suara yang akan dibagi menjadi 12 TPS.


Selanjutnya desa Sukabanjar :1. Dwi Fauzan Anwar .2. Muhsani .3. Basri Ibrahim .4. Sarikam, dengan jumlah DPT sebanyak 3.544 suara yang akan dibagi menjadi  8 TPS. ” Papar Camat Sidomulyo.


Dalam kesemapatan ini, camat Sidomulyo juga menghimbau kepada para calok Kades dan warga masyarakat agar tetap menjaga Kamtibmas seperti yang telah disampaikan dalam Deklarasi Damai sebelumnya dalam perhelatan Pilkades ini, serta tetap mematuhi prokes ” Pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui bahwa pelaksanaan pilkades serentah tahap pertama tahun 2021 di Lampubg Selatan diikuti sebanyak  84 desa diantaranya : 

Kecamatan Kalianda terdapat 12 desa yaitu desa Jondong, Tengkujuh, Sumur Kumbang, Buah Berak, Babulang, Tajimalela, Canggu, Bulok, Munjuk Sempurna, Gunung Terang, Taman Agung, dan Hara Banjar Manis.

Kecamatan Rajabasa terdapat 10 desa yaitu desa Kerinjing, Kunjir, Way Muli, Sukaraja, Banding, Canti, Betung, Tanjung Gading, Kota Guring, dan Wai Muli Timur.

Kecamatan Ketapang terdapat 4 desa yaitu desa Tri Dharma Yoga, Kemukus, Lebung Nala, dan Wai Sidomukti. 

Kecamatan Penengahan 3 desa, yakni desa Kelau, Suka Baru, dan Pisang.

Kecamatan Sragi 5 desa, yakni desa Mandala Sari, Sukapura, Sumber Sari, Margasari, dan Bandar Agung. 

Kecamatan Palas 3 desa, yakni desa Palas Aji, Bandan Hurip, dan Mekar Mulya.

Way Sulan 5 desa, yakni desa Mekar Sari, Talang Way Sulan, Pamulihan, Sukamaju, dan Karang Pucung. 

Kecamatan Bakauheni 2 desa, yakni desa Toto Harjo, dan Bakauheni.

Kecamatan Sidomulyo 4 desa, yakni desa Bandar Dalam, Suka Banjar, Sidorejo, dan Banjar Suri.

Kecamatan Candipuro 1 desa, yakni desa Sinar Pasemah.

Kecamatan Katibung 2 desa, yakni desa Sukajaya, dan Tanjung Ratu.

Kecamatan Merbau Mataram 5 desa, yakni desa Tanjung Baru, Baru Ranji, Sinar Karya, Panca Tunggal, dan Karang Jaya. 

Kecamatan Tanjung Bintang 3 desa, yakni desa Sukanegara, Budi Lestari, dan Rejomulyo.

kecamatan Tanjung Sari 3 desa, yakni desa Purwodadi Dalam, Mulyosari, dan Kertosari. 

Kecamatan Jati Agung 12 desa, yakni desa Way Hui, Gedung Agung, Margo Mulyo, Margodadi, Gedung Harapan, Marga Kaya, Margo Lestari, Sidoharjo, Rejomulyo, Banjar Agung, Sumber Jaya, dan Margorejo.

Way Panji 1 desa, yakni desa Sidomakmur. 

Kecamatan Natar 9 desa, yakni desa Hajimena, Tanjung Sari, Mandah, Pancasila, Rejosari, Rulung Mulya, Kali Sari, Wai Sari, dan Rulung Sari. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *