Ipda dr. Cantika Tara Sabila, Serbu Pos Yandu Asrama Polres Lamsel

KALIANDA-(wartaselatan.com)

Pelaksanaan percepatan Vaksinasi terus dilakukan oleh Tim Medis yang dipimpin oleh Kasi Dokes Polres Lampung Selatan Ipda dr Cantika Tara Sabila diseluruh wilayah bumi Khagom Mufakat ini.

Begitu juga sasaran pelaksanaan juga dilakukan diseluruh tingkatan, mulai dari pelajar, Mahasiswa, Dewasa juga para Lansia tak luput dari Tim Medis Gerai Vaksinasi Presisi Polres Lampung Selatan.

Tak ketinggalan pula, para putra dan putri anggota kepolisian dari Polres Lampung Selatan Usian 6-12 Tahun, bertempat di Pos Yandu Asrama Polres Lampung Selatan, juga dilakukan pelayanan vaksinasi.

Secara bergantian, para orang tua mendampingi putra dan putrinya menunggu antrian melakukan pemeriksaan kesehatan dan penyuntikan vaksin oleh Tim Medis yang bertugas memberikan pelayanan kepada para peserta di Gerai Presisi Vaksinasi Polres Lampung Selatan.

” Hari ini kegiatan pelayanan Vaksinasi ada 9 titik pelayanan yang dilakukan oleh Tim Medis Polres Lampung Selatan ” Kata Kabag Ops Polres Lampung Selatan Kompol Tangguh S mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, SIK, SH, MSI, Sabtu (8/1/2021).

Adapun titik pelayanan vaksinasi hari ini yakni, Aula Polres Lampung Selatan, Pos Yandu Asrama Polres Lampung Selatan, SDN 1 Babulang Kecamatan Kalianda, Balai Desa Purwotani Kecamatan Jati Agung, SDN 2 Way Gelam Kecamatan Candipuro, MIN 3 Pemanggilan Kecamatan Natar, GSG Betik Hati Kecamatan Sidomulyo, Kecamatan Penengahan (Mobile) dan Desa Palas Pasemah Kecamatan Palas.

Sedangkan jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 2.000 Dosis, yang diberikan kepada siswa 6-11 tahun, pelajar, Mahasiswa, Dewasa dan Lansia.

Dalam pemberian pelayanan vaksinasi, para petugas sebelumnya melakukan pemeriksaan kesehatan, riwayat kesehatannya, sehingga saat dilakukan vaksinasi benar-benar dalam kondisi yang sehat. Terlebih kepada anak-anak ketelitian dalam pemeriksaan kesehatan sebelum penyuntikan vaksin harus benar-benar aman, hal itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan bersama .

Serta Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Covid-19 pada anak-anak usia 6-11 tahun diwilayah ini tidak terjadi. ” Urainya.

Kepada seluruh warga masyarakat, diharapkan tidak abai dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan melakukan 5 M. ” Pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *