Hampir Sebulan, Polres Lamsel Amankan Pelaku Curat, Penipuan dan Pembunuhan


Kalianda-(wartaselatan.com


Jajaran Polres Lampung Selatan Berhasil amankan para Pelaku Tindak Pidana Pencurian dalam Pemberatan, dan Penipuan, serta Pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Selatan, Senin (24/1/2022).  
Dalam Realese resminya, Kapolres Lampung Selatan AKBP. Edwin SH SIK MSi, menyatakan kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Lampung Selatan itu merujuk pada  Pasal 362 pasal 363 dan pasal 338 serta pasal 340 KUHP, mengenai Pencurian dengan Pemberatan, Penipuan Serta Pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Selatan. 
” Polres lampung Selatan mengadakan pres release terkait beberapa hal, baik pencurian dengan pemberatan, kemudian penipuan yang dilakukan seorang oknum PNS, dan yang terakhir pembunuhan, artinya KUHP pasal 362 pasal 340 dan pasal 338 “. Terang kapolres Lampung Selatan AKBP. Edwin SH SIK MSi,  di awal sambutannya. 
Dimulai Sabtu (22/1/2022), melalui Operasi Pelangi Tekab 308 Polres Lampung selatan berhasil mengamankan pelaku Penjambretan di wilayah kalianda, dimana korban menaruh handphone nya didashboard motor yang terparkir, kemudian diambil oleh tersangka AH (39) dan kemudian aksinya diketahui oleh RN dan dilakukan penangkapan beserta barang bukti berupa satu unit Handphone merek samsung A10S warna hitam dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara. 
” Yang pertama, Dimulai Pada Sabtu (22/1/2022) melalui Operasi Pelangi Tekap 308, Polres Lampung selatan berhasil mengamankan pelaku Penjambretan di wilayah kalianda, dimana korban menaruh handphone nya didashboard motor yang terparkir, kemudian diambil oleh tersangka AH (39) dan kemudian aksinya diketahui oleh RN dan dilakukan penangkapan beserta barang bukti berupa satu unit Handphone merek samsung A10S warna hitam dan tersangka akan dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara “. Terang Kapolres Lampung Selatan. 
Kemudian Jajaran Polres Lampung Selatan juga berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan AA (20) RS (20) AR (26) SR (39) dan PR (35), terhadap korbannya EY (23) yang terjadi pada hari senin (17/1/2022), di parkiran areal chandra super store desa merak batin kecamatan natar kabupaten lampung selatan, dengan modus operandi yang digunakan oleh para pelaku, yakni merusak kunci stang sepeda motor jenis Honda Beat ESP dengan nomor polisi BE 2726 EM, lalu mengambil sepeda motor milik korban yang terparkir di areal chandra super store kecamatan natar tersebut. 
Jajaran Polres Lampung Selatan juga berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan AA (20) RS (20) AR (26) SR (39) dan PR (35), terhadap korbannya EY (23) yang terjadi pada hari senin (17/1/2022), di parkiran areal chandra super store desa merak batin kecamatan natar kabupaten lampung selatan, Dengan modus operandi yang digunakan oleh para pelaku, yakni merusak kunci stang sepeda motor yang terparkir, lalu mengambil sepeda motor milik korban yang terparkir di pasar swalayan kecamatan natar “. Lanjut Kapolres Lampung Selatan AKBP. Edwin SIK SH MSi. 
Ditempat yang sama, Kapolres Lampung selatan juga menyatakan keberhasilan jajarannya mengungkap pencurian dengan pemberatan di kawasan kalianda, dengan modus operandi yang dilakukan pelaku KH (36) masuk dalam rumah korban HN (28) dengan merusak pintu rumah dan jendela dengan menggunakan obeng, kemudian tersangka mengambil 2 jenis speaker aktif merek polytron, dan TV LED juga emas serta tabung gas, kemudian dilakukan penyelidikan dan kemudian berhasil menetapkan satu orang tersangka KH (36) warga desa maja kecamatan kalianda, dan tersangka dapat dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara. 
” Jajaran Polres Lampung Selatan juga  berhasil mengungkap pencurian dengan pemberatan di kawasan kalianda, dengan modus operandi masuk dalam rumah, dengan merusak pintu rumah dan jendela dengan menggunakan obeng, kemudian tersangka mengambil 2 jenis speaker aktif merek polytron, dan beberapa TV LED juga emas serta tabung gas, kemudian dilakukan penyelidikan dan kemudian berhasil menetapkan satu orang tersangka KH (36) warga desa maja kecamatan kalianda dan tersangka akan dijerat oleh pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara”. Ungkap Kapolres lampung selatan. 
Masih dilokasi yang sama, jajaran polres lampung selatan juga berhasil mengamankan tersangka AIP (55) oknum PNS kemenkumham dengan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang dilakukan terhadap korbannya DA (44) dengan dalih dapat menjadikan adik korban menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan meminta uang persyaratan sebesar Rp. 130.000.000 (seratus tiga puluh juta rupiah) dan dilakukan dengan di transfer secara bertahap melalui rekening bank, namun setelah sekian lama adik korban tidak kunjung menjadi PNS. Atas kejadian tersebut korban melaporkan pelaku pada pihak berwajib dan pelaku berhasil diamankan oleh jajaran polres lampung selatan, serta pelaku dijerat dengan pasal 378 dan atau pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. 
Kapolres lampung selatan juga mengatakan, bahwa Jajarannya juga berhasil mengamankan pelaku tindak pembunuhan berencana BS (21) warga desa candimas kecamatan natar, yang menghilangkan nyawa MA (25) warga desa banyumas kecamatan natar,  yang terjadi pada rabu (19/1/2022). 
Dari pengakuan pelaku, bahwa dirinya sakit hati kepada korban yang berstatus janda, dan tidak senang kepada korban yang diduga memiliki hubungan asmara dengan ayahnya, yang menyebabkan sering terjadinya pertengkaran antara kedua orang tua pelaku, sehingga pelaku merasa kasihan terhadap ibunya, dan sebelum terjadinya penusukan pelaku juga pernah menyarankan ataupun menasehati korban, namun korban tidak menghiraukan sehingga pelaku melakukan penusukan tersebut sebanyak 2 kali menggunakan belati dipunggung korban, hingga menyebabkan korban meninggal dunia dan kemudian pelaku melarikan diri beberapa saat, namun atas bujukan keluarga akhirnya pelaku menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
” Saya kesal karena pelaku ada hubungan khusus dengan ayah saya yang membuat ayah dan ibu sering ribut 
Selain itu jajaran polres lampung selatan juga berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, sepasang sandal korban juga sebilah pisau yang digunakan pelaku, ser pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana  dengan menghilangkan nyawa orang lain, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun “. Tutupnya (Pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *