Dua Orang Nelayan Terseret Ombak di Pantai Sebalang, Satu Orang Selamat dan Satu Orang Masih Dalam Pencarian

0
184

KATIBUNG-(wartaselatan.com)

Dua orang nelayan yang sedang mancing tenggelam terseret ombak di Pantai Sebalang Desa Tarahan Kecamatan Katibung Lampung Selatan, Kamis (13/4/2023) sekitar pukul 16.00 wib.

Kedua nelayan naas tersebut masing-masing Dewo (22) warga Sukabumi Bandar Lampung hingga saat ini masih dalam pencarian, sedangkan korrban yang selamat yakni  Muhayat (28) warga dusun Campang Induk desa Campang Tiga kecamatan Sidomulyo kabupaten Lampung Selatan.

 ” Benar tadi sore Kamis ( 13/04/2023 ) sekitar pukul 16.00wib dua orang nelayan tenggelam terseret ombak di pantai Sebalang, satu orang selamat atas nama Muhayat (28) warga dusun Campang Induk desa Campang Tiga kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan, sedangkan satu orang lainnya Dewo (22) warga Sukabumi Bandar Lampung sampai saat ini belum di temukan. Tutur Kapolsek Katibung AKP Aos Kusni Palah S.H mewakili Kapolres Lamsel AKBP EDWIN S.I.K S.H M.S.I.

Adapun kronologis kejadian sekira pukul 11.00 wib, korban atas nama Muhayat warga dusun Campang Induk desa Campang Tiga  kecamatan Sidomulyo bersama temannya berangkat dari rumahnya menuju ke pantai Sebalang  dan kemudian bertemu dengan bapak Marjuk hendak mancing di pantai Sebalang, kemudian sekira pukul 13.00 wib korban bersama rekannya turun kelaut memasang jaring ikan.

Sekira pukul 16.00wib  korban hendak sandar ke pantai, akan tetapi perahu korban terseret  ke tengah laut kemudian perahu korban tenggelam.

Korban atas nama Muhayat (28) memita tolong, kemudian Roki Novrizal melihat korban atas nama Muhayat melambaikan tangan meminta tolong dan Agus Nadi mendengar dan langsung menolong korban  bersama Roki Novrizal, sedangkan korban atas nama Dewo (22) tidak terlihat dan sampai saat ini belum ditemukan. ” Ujar Kapolsek menutup keteranganya.

Dari pantauan Tim wartasekatan.com, hingga berita ini diturunkan para petugas di bantu warga sekitar  masih melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian dan sekitarnya, namun belum tanda-randa penemuan korban . (PENDI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini