Hujan mulai turun, Banjir Ancam Kecamatan Sidomulyo

0
871
Img 20231125 Wa0049

SIDOMULYO -(wartaselatan.com)

Bergesernya musim panas kepada musim penghujan sangat dinantikan oleh sebagian besar warga masyarakat, khususnya para petani yang akan memulai bercocok tanam.

Namun demikian tidak semua warga merasa senang dan gembira dengan bergantinya dari musim panas ke musim penghujan. Bahkan ada sebagian warga masyarakat yang was-was karena dihantui dengan adanya musim penghujan yang mulai turun didaerahnya khususnya diwilayah Sidomulyo dan sekitarnya.

Jika mengingat musim penghujan pada tahun lalu khususnya diwilayah Kecamatan Sidomulyo dan sekitarnya. Ancaman banjir terjadi dibeberapa tempat/desa di kecamatan yang sudah melahirkan dua kecamatan ini. Banjir terjadi dibeberapa tempat menggenangi pemukiman warga, bahkan juga merengur korban jiwa.

Jika melihat peristiwa tersebut, peran pemerintah daerah / pemerintah pusat sangat dinantikan oleh warga masyarakat. Agar hal serupa tidak kembali terjadi dan merugikan warga masyarakat.

Namun hingga berita ini diturunkan, beberapa wilayah yang ada didesa kecamatan Sidomulyo, khususnya yang menjadi langganan banjir hingga saat ini belum ada tindakan yang dapat mencegah terjadinya musibah banjir yang selalu mengancam wilayah ini.
Sehingga perasaan was-was, khawatir akan terjadinya bencana banjir selalu menghantui warga masyarakat, khususnya desa-desa yang selalu menjadi langganan air parkir yang cukup banyak dan agak lama ini.

Beberapa desa yang sering menjadi langganan air parkir dan menggenang cukup lama hingga merugikan warga masyarakat ini diantaranya desa Sidorejo, desa Sidodadi, desa Campang tiga, desa Bandar dalam, desa Talang baru, desa Sukamaju, desa Sukamarga desa Kotadalam, desa Budidaya, desa Sidomulyo, desa Suak dan desa Sidowaluyo.

Camat Kecamatan Sidomulyo Erman Suheri SE, Sabtu (25/11/2023) saat dihubungi media ini mengatakan bahwa dalam rangka mengatasi terjadinya luapan air hingga menggenangi pemukiman dan lahan pertanian pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan kepemerintah daerah, baik pemerintah kabupaten ataupun pemerintah provinsi Lampung.

Namun demikian hingga saat usulan atau proposal yang diajukan untuk normalisasi sungai atau kali yang sering airnya meluap kepemukiman warga itu belum juga direalisasikan

” Kami sudah beberapa kali mengajukan usulan/proposal kepada pemkab/pemprov Lampung untuk kegiatan Normalisasi Sungai / kali yang airnya meluap ke pemukiman warga, namun hingga saat ini belum direalisasi oleh pemerintah “

Namun demikian, mengingat hal ini perlu perhatian yang serius, maka kami dari pihak pemerintah kecamatan dan pemdes akan mengajukan kembali proposal normalisasi sungai/kali yang sering menyebabkan banjir ” kata Camat Sidomulyo Erman Suheri bersemangat.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Sidorejo Sutiyanto menjelaskan bahwa, sejak terjadinya musibah banjir dibeberapa wilayah didesanya tahun lalu, pihaknya sudah mengajukan proposal normalisasi sungai/kali yang sering menyebkan luapan air ke pemukiman warga.

Bahkan pihaknya siap membantu pengadaan BBM jika diperlukan ini, hal itu untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang terjadi seperti tahun lalu . Namun demikian sembari menunggu perbaikan atau normalisasi sungai/kali dari pemerintah, menghimbau kepada seluruh warga masyarakat desa Sidorejo agar tidak membuang sampah sembarangan. Begitu juga dengan warga yang bermukim dibantaran kali Sidorejo agar dapat bergotong-royong membersihkan kali agar terbebas dari material yang menghambat kelancaran air ” Ujarnya.

Hasanah (34) salah satu wali murid SMPN 1 Sidomulyo meminta kepada pemerintah agar normalisasi kali didesa Sidorejo agar diperhatikan . Menurutnya mengingat akses satu satunya siswa yang akan masuk sekolah dibelah oleh kali Sidorejo, sehingga kalo tidak dilakukan normalisasi, maka ancaman keselamatan keselamatan siswa akan terganggu ” Ucap warga Sidorejo ini. (cak Ton/Pendi)

foto : Dokumentasi Averia (warga desa Sidorejo) saat banjir tahun lalu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini