Siswa Kelas 2 Sekolah IT AL Kholis Sidomulyo ditemukan Gantungdiri di Ruang Kelas

0
1075
Img 20240224 Wa0027

LAMSEL-(wartaselatan.com)

Dunia pendidikan khususnya kabupaten Lampung Selatan berduka.

Pasalnya salah satu siswa kelas VIII atau kelas II SIT AL Kholis Sidomulyo, Sabtu (24/2/2024) sekitar pukul 07.00 wib ditemukan Gantungdiri di Lantai III ruang Gedung Sekolah yang beralamat didusun Pati desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan.

Siswa yang diketahui bernama MA (15) warga desa Sukamandi Kecamatan Kalianda Lampung Selatan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri menggunakan seutas Selang kecil plastik pada lehernya.

Korban yang juga sebagai siswa yang juga tinggal di Asrama Putra sekolah tersebut, pertama kali ditemukan oleh  Mustofa (19) salah satu pengurus pondok/sekolah SIT Al Kholis Sidomulyo

 ” Saat ditemukan korban dalam kondisi tergantung pada kayu di ruang lantai 3 ruang kelas dengan Selang kecil  pada lehernya “

Atas kejadian tersebut pihaknya langsung menghubungi pimpinan pondok/Sekolah serta pihak kepolisian serta Tim medis Sidomulyo.

Kepala Sekolah IT AL Kholis Sidomulyo Faruki Hidayatullah saat ditemui Tim media ini disekolah menuturkan bahwa penemuan mayat yang terjadi pada hari Sabtu (24/2/2024) sekitar pukul 07.00 wib di ruang kelas  lantai 3 gedung sekolah.

Saksi yang pertama kali menemukan yakni saudara Mustofa (19) yang juga pengurus Sekolah SIT Al Kholis Sidomulyo lamsel. Kemudian atas kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pengurus Sekolah, pihak kepolisian dan Tim Medis.

Faruki juga menjelaskan bahwa, semua siswa baik putra ataupun putri terdapat guru pembimbing sekaligus penanggung jawab asrama baik putra ataupun putri.

Sebelum istirahat atau tidur usai melaksanakan kegiatan pondok, para pembimbing baik putra ataupun putri melakukan pengecekan / absen terhadap siswa/siswi yang berada di asrama.

Oleh karena itu dimungkinkan korban keluar dari ruang asrama setelah rekanya tertidur

 ” Diduga korban keluar asrama ketika kawan-kawannya tertidur “

Pihak penanggung jawab tidak mengetahui saat kepergian  korban meninggalkan ruang asrama menuju tempat kejadian .  Kemudian korban ditemukan gantung diri diruang kelas  lantai 3 menggunakan selang kecil warna putih yang ikatkan pada kayu yang berada diruang kelas yang masih pada tahap pembangunan ” Ujar Faruki.

Saat disinggung berdarnya isu bahwa sebelum gantung diri dilakukan sidang pada korban.

Dengan tegas Faruki membantahnya 

” Tidak ada sidang atau apapun terhadap almarhum “

Disini setiap ada permasalahan, kami selesaikan dengan tabayyun. Sehingga setiap ada masalah berakhir dengan baik dan kekeluargaan ” Imbuh Faruki sembari berniat akan melakukan peningkatan pengawasan terhadap para siswanya.

Dari informasi yang dihimpun media ini, atas kejadian tersebut pihak keluarga almarhum menyatakan menerima dan ikhlas. Oleh karena itu pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi /visum terhadap putranya.

Ditempat terpisah Kapolsek Sidomulyo Iptu Sugiyanto mewakili Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan bahwa, korban MA (15) yang ditemukan meninggal dunia di ruang kelas Lantai 3 Sekolah IT Al Kholis Sidomulyo adalah murni korban bunuh diri. Hal itu berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan oleh Tim nya tidak menemukan adanya kekerasan terhadap korban ” Hingga saat ini berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban adalah murni bunuh diri ” Ungkap Kapolsek.

( Ton/Pendi )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini